|
|
|
|
| Pengirim |
Message |
Terry Sie
Global Moderator


Jumlah posting: 6936
Umur: 18
Lokasi: Prime Minister Office / Highest Spiritual Leader Palace
Zodiac Sign: Capricorn
Chinese Zodiac: Kuda
Registration date: 11.10.08
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
Subyek: Perlawanan Sang Menteri Tue Oct 20, 2009 2:30 pm |
|
|
Wajahnya serius membicarakan ketidakadilan negara-negara maju. Kalimat demi kalimat meluncur deras. Dr Siti Fadilah Supari, satu dari sedikit warga dunia yang keras membela hak-hak negara berkembang di tengah dominasi badan resmi dunia dan negara adikuasa. Ia melawan dan berhasil.
Majalah The Economist London menempatkan Siti Fadilah sebagai tokoh yang memulai revolusi dalam menyelamatkan dunia dari dampak penyakit pandemik. "Menteri Kesehatan Indonesia itu telah memilih senjata yang terbukti lebih berguna daripada vaksin terbaik dunia saat ini dalam menanggulangi ancaman virus flu burung, yaitu transparansi, " tulis The Economist (10 Agustus 2006).
Perlawanan Siti Fadilah dimulai ketika virus flu burung (Avian Influenza/AI) menelan korban di Indonesia pada 2005. Ia kelabakan. Obat tamiflu harus ada. Namun aneh, obat tersebut justru diborong negara-negara kaya yang tak terkena kasus flu burung. Ini tidak adil, negara-negara lemah yang terkena tidak memperoleh apa-apa. Untung saja ada bantuan dari India , Thailand , dan Australia .
Korban terus berjatuhan. Di saat itu pula, dengan alasan penentuan diagnosis, badan kesehatan dunia (WHO) melalui WHO Collaborating Center (WHO CC) di Hong Kong memerintahkannya untuk menyerahkan sampel spesimen. Perintah itu diikuti Siti Fadilah. Namun, ia juga meminta laboratorium Litbangkes melakukan penelitian. Hasilnya ternyata sama. Tapi, mengapa WHO CC meminta sampel dikirim ke Hong Kong ?
Siti Fadilah merasa ada suatu yang aneh. Ia terbayang korban flu burung di Vietnam . Sampel virus orang Vietnam yang telah meninggal itu diambil dan dikirim ke WHO CC untuk dilakukan risk assessment, diagnosis, dan kemudian dibuat seed virus. Dari seed virus inilah dibuat vaksin. Ironisnya, pembuat vaksin itu adalah perusahaan-perusaha an besar dari negara maju, negara kaya, yang tak terkena flu burung. Mereka mengambilnya dari Vietnam , negara korban, kemudian menjualnya ke seluruh dunia tanpa izin, tanpa kompensasi.
Siti Fadilah marah. Ia merasa kedaulatan, harga diri, hak, dan martabat negara-negara tak mampu telah dipermainkan atas dalih Global Influenza Surveilance Network (GISN) WHO. Badan ini sangat berkuasa dan telah menjalani praktik selama 50 tahun. Mereka telah memerintahkan lebih dari 110 negara untuk mengirim spesimen virus flu ke GISN tanpa bisa menolak. Virus itu menjadi milik mereka, dan mereka berhak memprosesnya menjadi vaksin.
Di saat keraguan atas WHO, Siti Fadilah membaca di The Straits Times Singapura, 27 Mei 2006, bahwa para ilmuwan tidak dapat mengakses data sequencing DNA H5N1 yang disimpan WHO CC. Data itu, uniknya, disimpan di Los Alamos National Laboratoty di New Mexico, AS. Di sini, dari 15 grup peneliti hanya ada empat orang dari WHO, selebihnya tak diketahui. Los Alamos ternyata berada di bawah Kementerian Energi AS. Di lab inilah duhulu dirancang bom atom Hiroshima . Lalu untuk apa data itu, untuk vaksin atau senjata kimia?
Siti Fadilah tak membiarkan situasi ini. Ia minta WHO membuka data itu. Data DNA virus H5N1 harus dibuka, tidak boleh hanya dikuasai kelompok tertentu. Ia berusaha keras. Dan, berhasil. Pada 8 Agustus 2006, WHO mengirim data itu. Ilmuwan dunia yang selama ini gagal mendobrak ketertutupan Los Alamos , memujinya. Majalah The Economist menyebut peristiwa ini sebagai revolusi bagi transparansi.
Tidak berhenti di situ. Siti Fadilah terus mengejar WHO CC agar mengembalikan 58 virus asal Indonesia , yang konon telah ditempatkan di Bio Health Security, lembaga penelitian senjata biologi Pentagon. Ini jelas tak mudah. Tapi, ia terus berjuang hingga tercipta pertukaran virus yang adil, transparan, dan setara. Ia juga terus melawan: tidak lagi mau mengirim spesimen virus yang diminta WHO, selama mekanisme itu mengikuti GISN, yang imperialistik dan membahayakan dunia.
Dan, perlawanan itu tidak sia-sia. Meski Siti Fadilah dikecam WHO dan dianggap menghambat penelitian, namun pada akhirnya dalam sidang Pertemuan Kesehatan Sedunia di Jenewa Mei 2007, International Government Meeting (IGM) WHO di Jenewa November lalu, sharing virus disetujui dan GISN dihapuskan.
Prof Siti Fadilah anak bangsa yang melakukan perlawanan atas ketidakadilan. Bangsa ini memerlukan banyak orang seperti Siti Fadilah, yang berjuang untuk keadilan, kadaulatan, dan kesetaraan. Ia inspirasi untuk bangsa yang bangkit.
_________________
Our web: 1. http://www.gayindoforum.com 2. http://gayindoforum.tk 3. http://gayindoforum.co.cc 4. http://www.gayindo.forumotion.net 5. http://gayindo.forumotion.com
|
|
|
|
azulyc
Celebrity of Forum


Jumlah posting: 1358
Umur: 17
Lokasi: Jakarta Barat
Zodiac Sign: Gemini
Chinese Zodiac: Monkey
Registration date: 24.10.08
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
Subyek: Re: Perlawanan Sang Menteri Tue Oct 20, 2009 5:10 pm |
|
|
Seneng baca thread ini,, makasih Mod. Terr udah mau buat thread ini..
Biar orang2 tau kalau Organisasi Kesehatan justru malah menebar penyakit.
Tapi apakah Bu Siti Fadillah bisa menentang peraturan 'Codex pada 31 Desember 2009'.
Karena WHO akan mewajibkan negara2 untuk menerima impor vaksin itu tanpa terkecuali.
_________________ ~)o(BEZKAWL SHORJIT MUNGDY)o(~ * ~)o(BEZKAWL SHORJIT MUNGDY)o(~ ** ~)o(BEZKAWL SHORJIT MUNGDY)o(~ **

)O(SO MOTE IT BE !)O(
|
|
|
|
azulyc
Celebrity of Forum


Jumlah posting: 1358
Umur: 17
Lokasi: Jakarta Barat
Zodiac Sign: Gemini
Chinese Zodiac: Monkey
Registration date: 24.10.08
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
Subyek: Re: Perlawanan Sang Menteri Thu Oct 22, 2009 8:30 pm |
|
|
Udah pada nonton Metro Tv kan tadi jam 7 ?
_________________ ~)o(BEZKAWL SHORJIT MUNGDY)o(~ * ~)o(BEZKAWL SHORJIT MUNGDY)o(~ ** ~)o(BEZKAWL SHORJIT MUNGDY)o(~ **

)O(SO MOTE IT BE !)O(
|
|
|
|
Terry Sie
Global Moderator


Jumlah posting: 6936
Umur: 18
Lokasi: Prime Minister Office / Highest Spiritual Leader Palace
Zodiac Sign: Capricorn
Chinese Zodiac: Kuda
Registration date: 11.10.08
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
Subyek: Re: Perlawanan Sang Menteri Fri Oct 23, 2009 2:00 pm |
|
|
| azulyc wrote: | Seneng baca thread ini,, makasih Mod. Terr udah mau buat thread ini..
Biar orang2 tau kalau Organisasi Kesehatan justru malah menebar penyakit.
Tapi apakah Bu Siti Fadillah bisa menentang peraturan 'Codex pada 31 Desember 2009'.
Karena WHO akan mewajibkan negara2 untuk menerima impor vaksin itu tanpa terkecuali. |
Sama sama, Azul. Mungkin untuk aturan yang baru, kita akan lihat sepak terjang Ibu Menteri Kesehatan yang baru...
Terry
_________________
Our web: 1. http://www.gayindoforum.com 2. http://gayindoforum.tk 3. http://gayindoforum.co.cc 4. http://www.gayindo.forumotion.net 5. http://gayindo.forumotion.com
|
|
|
|
dehry
Bright Star

Jumlah posting: 154
Registration date: 30.09.09
|
Subyek: Re: Perlawanan Sang Menteri Fri Oct 23, 2009 2:57 pm |
|
|
Thread yg menarik& hot
Tapi setelaha ku pikir2 sebetulnya gak salah juga klo luar negeri bikin vaksin, toh yg mereka lakukan adalah membuat obat karena mereka punya kepandaian
Mereka engga salah, krn setiap kita juga klo punya kemmapuan mengolah sampah jadi uang pasti semua juga melakukan hal sama
Disini bukan ada kesalahan tapi yg ada hanya ketidak setujuan Siti FS karean merasa mungkin tidak bs bikin vaksin, dan ia mrasa sample nya kan dari Indo, trus campur iri campur minder, campur mrasa kalah...ahirnya jadi protes dan complaint
Intinya luar negeri kaga salah klo gw bilang, yg diributkan tujuannya gak jelas sebenarnya Kcuali klo tuh virus dikembangkan jadi senjata biologis yg disebar ke Indo
Yg salah adalah cuma satu: kenapa Indo kaga bisa membuat vaksin sendiri atas dasar sample virus yg indo miliki
Indo cuma punya sample tapi gak punya keahlian, ini yg membuat Indo jatuh dan kalah dan gak bs maju2 dlm sgala hal, bukan cuma soal ini
Sama halnya dgn Singapore yg ga punya apa2 tapi bs kaya raya smuakrn mereka punya keahlian dan cuma ambil bahan dari Indo
he9
Akan lbh bagus klo menkes yg skr mengembangkan kemampuan utk membuat vaksin sendiri atau keahlian lain, ketimbang mempermasalahkan hubungan kerjasama dgn luar negeri
Sampai kapanpun Indo akan sulit bersaing jika gak punya keahlian, hanya bs complaint di bidang ini, trus ntar muncul lagi masalah di bidang lain dgn urgensi dan sebab akar yg sama yaitu : gak punya keahlian
Contohnay : kayu Indo yg diembat abis2an sama Malaysia, dan skr Malaysia jadi produser kayu plywood terbaik No.1 di dunia, TANPA merusak hutannya. Lantas darimana kayu2 itu. jawab : Dari Indonesia Intinya menkes yg lama hanya membersihkan tetesan air yg bocor , tapi sumber bocornya dari dalam negri sendiri kaga diperbaiki= kerja sia2= kurang bijak Selain itu menkes yg lama juga banyak omong dan sdikit kerja, banyak caper dan kasak kusuk ketimbang hasil nyata yg bs berguna bagi bangsa. Yga da malah membuat perselisihan dgn negara lain dan kesan arogansi Indonesia yg sudah gak mampu buaknnya belajar tapi malah banyak protes Protes2 ke luar negeri pun percuma klo gak dapat ilmunya cara bikin vaksin, hak patent, dsb...
|
|
|
|
Terry Sie
Global Moderator


Jumlah posting: 6936
Umur: 18
Lokasi: Prime Minister Office / Highest Spiritual Leader Palace
Zodiac Sign: Capricorn
Chinese Zodiac: Kuda
Registration date: 11.10.08
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
|
|
|
dehry
Bright Star

Jumlah posting: 154
Registration date: 30.09.09
|
Subyek: Re: Perlawanan Sang Menteri Fri Oct 23, 2009 4:28 pm |
|
|
Jumat, 23 Oktober 2009 | 13:54 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Ketika mendengar kabar tidak lolos seleksi masuk ke kabinet, Prof dr Dr Nila Juwita F Moeloek mengaku panik. Wajar saja, karena pemberitaan di media massa sangat santer dirinya menjadi calon tunggal Menkes, apalagi dia sudah menjalani uji kepatutan dan kelayakan di kediaman Presiden Susilo Bambang Yudhyono dan menjalani tes kesehatan di RSPAD. "Saya batal, saya mesti bilang apa ini. Saya enggak kecewa, tapi panik itu pasti. Bagaimana yah, kalau Anda sudah siap, tiba-tiba pengantinnya enggak datang. Kita kan harus menjelaskan mengapa. Ini yang saya panik, bagaimana sikap saya kalau orang-orang bertanya ada apa," katanya. Apakah secara pribadi Anda merasa stres? "Saya kira manusia enggak pernah terlepas dari stres ya. Tergantung kita. Kategori stres itu ada di dunia kedokteran," ujarnya. Meski begitu ibu tiga anak ini mengaku legowo menerima kejadian ini. "Saya menerima, saya bukan enggak menerima lho. Legowo kata orang Jawa. Saya enggak minta dan tidak mengharapkan. Bahkan menjadi kaget, shock, kok disuruh pekerjaan itu. Anda bisa bayangin, kita kan shock," ungkapnya. Ke depan, Nila siap melakukan aktivitas yang sudah lama digelutinya. Ia pun akan melupakan kejadian gagal jadi menteri. "Tapi, saya rasa itu maunya Tuhan kok. Tuhan baik sama saya. Mungkin saya tidak dicemplungkan, tidak terlibat segala macam, bisa kembali pada pengabdian yang sudah saya hayati dan saya sayangi ini. Saya merasa inilah yang terbaik," tuturnya. Dalam kesempatan itu Nila juga mengungkapkan kekecewaan terhadap proses seleksi yang dilakukan Presiden SBY. Proses itu membuatnya terasa diremehkan. "Lain kali jangan begitu deh, orang sudah dipajang-pajang, tahu-tahu tidak jadi. Kasihan lah saya," ungkap Nila. Latar belakang pendidikannya seperti disepelekan oleh proses rekrutmen tersebut. "Ini kan saya juga Guru Besar UI. Saya kan juga doktor, S-3, kok. Saya jadi seperti disepelekan. Saya kan bukan sekolah yang tidak ada stresnya dong," cetusnya. Dokter spesialis mata di RS Cipto Mangunkusumo ini mengaku tak mengetahui apakah ada yang salah dari proses seleksi menteri tersebut. "Saya enggak tahu. Sebelumnya tidak ada nama kandidat. Di antara semua kandidat, cuma saya yang dokter," ujarnya. Semua kejadian yang menimpanya tidak mengurangi simpati atas terpilihnya Endang Rahayu Sedyaningsih menjadi Menkes. Meski tak mengenal secara pribadi, Nila mengakui Endang lebih layak menjadi Menkes dibanding dirinya. "Saya tidak mengenal dia secara pribadi dan profesional. Tak apa-apa. Tak ada masalah. Dia (Endang) tambah beban, saya hilang beban. Dia lebih pintar kok dari saya, karena dia yang terpilih. Mengapa saya harus kasih saran," katanya menyindir. (Abdul Qodir/Persda Network) .indosat {font: bold italic 12px Tahoma;}
|
|
|
|
azulyc
Celebrity of Forum


Jumlah posting: 1358
Umur: 17
Lokasi: Jakarta Barat
Zodiac Sign: Gemini
Chinese Zodiac: Monkey
Registration date: 24.10.08
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
Subyek: Re: Perlawanan Sang Menteri Fri Oct 23, 2009 8:20 pm |
|
|
| Terry Sie wrote: | | azulyc wrote: | | Udah pada nonton Metro Tv kan tadi jam 7 ? |
Ada apa ya? Gw nontonnya tadi TV One, wawancara dengan Menkes baru. Ada apa, Azul?
Terry  |
Sama kok kayak Tv One.. Cuma Azu nonton nya di Metro..
**
Jadi sebener nya yang pikiran nya kotor itu siapa ya ? Siti Fadilah yang iri atau apa lah itu atau yang menduga-duga seperti itu.. Padahal Siti Fadilah sampe nge buat buku segala..
_________________ ~)o(BEZKAWL SHORJIT MUNGDY)o(~ * ~)o(BEZKAWL SHORJIT MUNGDY)o(~ ** ~)o(BEZKAWL SHORJIT MUNGDY)o(~ **

)O(SO MOTE IT BE !)O(
|
|
|
|
azulyc
Celebrity of Forum


Jumlah posting: 1358
Umur: 17
Lokasi: Jakarta Barat
Zodiac Sign: Gemini
Chinese Zodiac: Monkey
Registration date: 24.10.08
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
Subyek: Re: Perlawanan Sang Menteri Fri Oct 23, 2009 8:21 pm |
|
|
| Terry Sie wrote: | | azulyc wrote: | Seneng baca thread ini,, makasih Mod. Terr udah mau buat thread ini..
Biar orang2 tau kalau Organisasi Kesehatan justru malah menebar penyakit.
Tapi apakah Bu Siti Fadillah bisa menentang peraturan 'Codex pada 31 Desember 2009'.
Karena WHO akan mewajibkan negara2 untuk menerima impor vaksin itu tanpa terkecuali. |
Sama sama, Azul. Mungkin untuk aturan yang baru, kita akan lihat sepak terjang Ibu Menteri Kesehatan yang baru...
Terry  |
Ibu Endang yang ngirim Sampel Virus itu ke WHO, tanpa sepengetahuan Ibu Siti Fadilah. Padahal Ibu Endang adalah bawahan Ibu Siti yang harus nya minta izin dulu. Jadi Terr ?
_________________ ~)o(BEZKAWL SHORJIT MUNGDY)o(~ * ~)o(BEZKAWL SHORJIT MUNGDY)o(~ ** ~)o(BEZKAWL SHORJIT MUNGDY)o(~ **

)O(SO MOTE IT BE !)O(
|
|
|
|
srafime
Celebrity of Forum


Jumlah posting: 1119
Umur: 24
Lokasi: Jkt-b
Zodiac Sign: Scorpio
Chinese Zodiac: Kerbau
Registration date: 17.10.08
|
Subyek: Re: Perlawanan Sang Menteri Fri Oct 23, 2009 10:51 pm |
|
|
Hem... dari trek yang sudah dilihat memang MENKES Indonesia yang baru ibu Endang Rahayu Sedyaningsih adalah orang yang Pro dunia barat...hal ini mungkin hasil didikan Harvard University... kategori yang selalu diajukan untuk mendukung menkes yang sekarang ini hanyalah karena ia menguasai Public Health yang katanya berguna bagi masyarakat indonesia.
hal ini memang tidak salah...tetapi semua orang dapat melakukan dan mempelajarinya. walaupun dikatakan salah satu jubir SBY bahwa Jangan Memabawa Dunia Kesehatan dalam Kancah Politik atau POLITISASI MEDIS,tapi nampaknya SBY telah mengambil intepretasi lain tentang hal ini.
ibu Siti Fadilah pun seharusnya dapat berintrospeksi akan hal ini, dengan kebijakan yang ada,memungkinkan Indonesia dikucilkan dari negara-negara besar pemroduksi vaksin,karena negara kita ini sangat "MISKIN" pendanaan untuk Riset dan Penelitian yang berbau medis dan Teknologi yang jauh tertinggal dari negara-negara barat.
Mungkin ini yang menjadi pertimbangan Bapak Presiden,dalam hal ini saya memberikan apresisi yang besar terhadap ibu Siti.
_________________ Takan pernah kau tahu betapa hangat cinta memelukmu... Sebelum kau tahu betapa dinginnya menusuk hatimu...
|
|
|
|
Hikaru
Bright Star

Jumlah posting: 134
Umur: 21
Lokasi: Jakarta
Zodiac Sign: Gemini
Chinese Zodiac: Naga
Registration date: 17.10.09
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
Subyek: Re: Perlawanan Sang Menteri Fri Oct 23, 2009 11:12 pm |
|
|
Hmmm permerintahaan kita emang pro barat gw jamin 100 % ,orang SBY sama menteri2nya Lulusan Amerika semua Kok ( Perhatiin Profilenya deh mulai dari SBY,BOediono,Sri Mulyani, MArty Natalegawa, Endang, dll ).....cuman bedanya sekarang indonesia bakal kerja sama dengan Amerika kalau menguntungkan rakyat .....kl enggak yah SBY juga gak mau lah......
Kl soal Virus sama aja kayak Virus Komputer......tau gak yang sebenernya yang buat virus itu sapa >. yah Anti-Virus itu sendiri lah.......bisnis Virus Komputer menggiurkan sama aja kayak bisnis Virus Manusia......Jahat kan ? emang itulah kenyataan hidup.....apapun dibuat bisnis.......
|
|
|
|
azulyc
Celebrity of Forum


Jumlah posting: 1358
Umur: 17
Lokasi: Jakarta Barat
Zodiac Sign: Gemini
Chinese Zodiac: Monkey
Registration date: 24.10.08
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
Subyek: Re: Perlawanan Sang Menteri Sat Oct 24, 2009 10:57 am |
|
|
| Hikaru wrote: | Hmmm permerintahaan kita emang pro barat gw jamin 100 % ,orang SBY sama menteri2nya Lulusan Amerika semua Kok ( Perhatiin Profilenya deh mulai dari SBY,BOediono,Sri Mulyani, MArty Natalegawa, Endang, dll ).....cuman bedanya sekarang indonesia bakal kerja sama dengan Amerika kalau menguntungkan rakyat .....kl enggak yah SBY juga gak mau lah......
Kl soal Virus sama aja kayak Virus Komputer......tau gak yang sebenernya yang buat virus itu sapa >.<? yah Anti-Virus itu sendiri lah.......bisnis Virus Komputer menggiurkan sama aja kayak bisnis Virus Manusia......Jahat kan ? emang itulah kenyataan hidup.....apapun dibuat bisnis....... |
Atau mungkin Kemenangan PakPres merupakan campur tangan Amerika ? Dan PakPres beserta yang lain menjadi kaki tangan Amerika ?
Soal nya Azu pernah baca di inet tentang orang2 Indo yang pernah sekolah di Amerika, terus di gunain sama Pemerintah Amerika buat menyusup di Indo(mata2), untuk segala kepentingan Amerika.
_________________ ~)o(BEZKAWL SHORJIT MUNGDY)o(~ * ~)o(BEZKAWL SHORJIT MUNGDY)o(~ ** ~)o(BEZKAWL SHORJIT MUNGDY)o(~ **

)O(SO MOTE IT BE !)O(
|
|
|
|
azulyc
Celebrity of Forum


Jumlah posting: 1358
Umur: 17
Lokasi: Jakarta Barat
Zodiac Sign: Gemini
Chinese Zodiac: Monkey
Registration date: 24.10.08
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
Subyek: Re: Perlawanan Sang Menteri Sat Oct 24, 2009 11:03 am |
|
|
Pemilu 2009 dan Kepentingan AS di Indonesia Selasa, 30 Desember 2008 - 13:25 wib text TEXT SIZE : Share
Negara adidaya, Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan ikut bermain dalam pemilu maupun pemilihan Presiden RI 2009 mendatang. Jangankan pemilu atau pun pemilihan presiden, untuk pilkada saja mereka punya kepentingan apalagi untuk pemilu. Tengok saja pilkada Jakarta 2007 yang lalu, sebuah harian Ibu Kota menuliskan tentang kemungkinan naiknya angka golput dan melonjaknya perolehan suara salah satu pasangan pasangan telah mendapat perhatian serius dari agen - agen intelijen Amerika Serikat (AS) dan China. Pasalnya Amerika Serikat memiliki kepentingan di Indonesia yang dianggap strategis untuk menghadang kekuatan negara-negara Asia.
Adanya campur tangan asing dalam Pemilu Presiden 2004 yang lalu telah disinyalir terutama oleh Kwik Kian Gie. (Kompas , 9/7/04). Menneg PPN/Kepala Bappenas Kwik Kian Gie mensinyalir bahwa peta kepemimpinan nasional 2004 - 2009 telah didesain oleh pihak asing. Kwik berpendapat, tidak hanya faktor ekonomi, tapi juga soal politik, Indonesia masih dikendalikan AS. (www.bisnis.com , 13/7/04). Selain itu campur tangan asing ini juga diamini oleh beberapa pengamat intelijen seperti AC manulang, Juanda dan yang lainnya. Mengutip pernyataan Amien Rais, yang mengatakan bahwa ada enam syarat utama untuk memenangkan Pilpres 2009, enam syarat tersebut yaitu uang, massa, dukungan militer, dukungan media massa, restu Amerika Serikat (AS), dan tentunya restu Illahi. Amin Rais tak segan - segan menyebut restu Amerika Serikat (AS).
Sebenarnya masyarakat Indonesia juga tidak bodoh - bodoh amat, masyarakat kita sudah mengetahui indikasi ini. Hal ini terlihat dalam polling yang dilakukan tempointeractif.com tanggal 9 -1 6 Juli 2004 mayoritas (55.54% setara dengan 411 responden) sepakat bahwa ada campur tangan asing dalam pemilihan presiden 2004 yang lalu.
Bukan hanya campur tangan dalam masalah pemikiran/opini saja, tetapi campur tangan dalam aliran dana pun mereka mengalirkannya ke kantong - kantong calon pasangan dan juga partai pendukungnya. Mereka menurunkan tim dengan dukungan dana yang tidak terbatas. Aliran dana dari AS tersebut kadang melalui mata rantai perusahaan yang kemudian masuk ke salah satu rekening pasangan tertentu. Hal ini bisa diselidiki di Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) Bank Indonesia. Salah satu contohnya seperti dalam proses pemilihan presiden 2004 yang lalu, dimana ada dugaan peyumbang fiktif dari 11 perusahaan di Sulawesi Selatan. Selain itu ada juga aliran dana untuk lembaga - lembaga yang terkait pemilu seperti KPU, Panwas, LSM dan sebagainya.
Kenyataan yang ada di dunia saat ini, kita bisa lihat dan rasakan campur tangan Amerika dan Barat pada urusan dalam negeri orang lain, pun pasti tidak terkecuali di Indonesia. AS telah banyak mempengaruhi naik - turunnya berbagai rezim penguasa di berbagai belahan dunia, khususnya Dunia Islam, yang pro - AS. CIA berperan dalam suksesi kepemimpinan nasional di beberapa negara di dunia. Telah banyak fakta-fakta yang diungkap, bahkan oleh kalangan intelijen AS sendiri, bahwa di Dunia Islam, AS (juga Inggris) berperan besar dalam memunculkan kepemimpinan di Arab Saudi, Mesir, Yordania, Kuwait, Aljazair, Turki, dan lain - lain; termasuk yang paling terakhir adalah rezim Afganistan dan Irak.
Amerika Serikat sangat menginginkan presiden terpilih dipegang oleh orang yang bisa dikendalikan, yakni yang paling lemah di antara para calon presiden (Capres) yang ada saat ini. Sebagian kelompok tentara dan mantan tentara memiliki hubungan yang baik dengan Amerika.
Ikut campurnya Amerika ini karena mereka berkepentingan untuk mengendalikan kekuatan Asia, yaitu Tiongkok (Cina). Indonesia memiliki posisi yang menguntungkan bagi Amerika, terutama geo politik dan geo startegisnya.
Indonesia sendiri saat ini belum bisa melepaskan pengaruh Amerika tersebut, apalagi Amerika posisinya sebagai negara adidaya. Celakanya lagi Indonesia sudah masuk ke wilayah pengaruh Amerika.
Motif Campur Tangan Asing
Dalam konteks Indonesia, ada beberapa alasan mengapa asing berkepentingan untuk mencampuri berbagai urusan dalam negeri Indonesia, di antaranya: Pertama, secara geopolitik seperti telah diungkapkan di atas, posisi Indonesia sangat strategis di kawasan Asia Pasifik dan Selat Malaka. Kedua, secara ekonomi, Indonesia adalah negara yang sangat kaya dengan sumberdaya alam dan mineral, baik di darat maupun di laut. Kekayaan alam Indonesia yang sangat luar biasa ini jelas sangat menggoda negara-negara imperialis seperti AS untuk menguasainya, langsung ataupun tidak langsung (melalui sejumlah perusahaan multinasional AS yang tersebar di seluruh Indonesia). Di samping itu, dengan jumlah penduduk lebih dari 200 juta jiwa, Indonesia adalah pasar potensial bagi produk-produk negara-negara industri seperti AS.
Ketiga, secara ideologi-politik, mayoritas penduduk Indonesia (sekitar 87,07%) adalah Muslim. Sebagaimana dipahami, ideologi Islam sudah lama dipandang sebagai ancaman paling potensial oleh Barat (baca: AS) setelah runtuhnya ideologi komunis. Karena itu, Barat dan AS sangat tidak menginginkan jika ideologi Islam bangkit di Indonesia yang penduduknya mayoritas Muslim, sebagaimana hal itu juga tidak dikehendaki oleh AS terjadi di belahan Dunia Islam yang lain.
Intelijen Asing
Keterlibatan negara asing dalam proses pemilu di Indonesia semakin terlihat dengan banyaknya intelijen asing yang masuk ke RI. Diperkirakan jumlah intelijen tersebut semakin meningkat ketika mendekati pemilu. Kerja AS sangat profesional, untuk menjalankan misinya di Indonesia, menurut AC Manulang (mantan Direktur Bakin) CIA telah menyusupkan 60 ribu intelijennya di Indonesia sejak sebelum pemilu legislatif. Mereka adalah warga Indonesia yang telah mendapatkan pendidikan intelijen di luar negeri. Karena itu, keberadaannya sulit dikenali. KSAD Jenderal Ryamizard Ryacudu pernah berkata bahwa ada sekitar 60 ribu intelijen asing di Indonesia.
Lain halnya dengan pengamat intelijen Juanda yang memperkirakan jumlah intelijen asing yang ada di Indonesia saat ini lebih banyak dari angka yang disebut Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) beberapa waktu lalu, jumlahnya mencapai 200 ribu lebih. Mereka sangat berkepentingan dalam pemilu di Indonesia. Karena kepemimpinan nasional di Indonesia akan mempengaruhi gaya politik, di mana gaya tersebut mempengaruhi hubungan internasional.
Dukungan CIA itu tidak harus diketahui oleh calon pasangan presiden maupun wakil presiden, CIA tidak perlu komunikasi langsung dengan orang yang didukungnya. Siapapun yang dinilai mampu memahami apa yang diinginkan AS dalam menjalankan misinya, pasti didukung. Kerja mereka sangat rapi dan sangat rahasia. Namanya agen, ada agen langsung ada agen tidak langsung, ada agen tidur ada agent of influenz ada agent of penetration dan sebagainya dengan segala kriteria itu. Dan mereka itu masuk di lembaga-lembaga pendidikan, di partai-partai politik, LSM-LSM, wartawan, kemudian juga diangkatan bersenjata dan lain sebagainya.
Mereka bekerja jauh - jauh hari sebelum pelaksanaan pemilu, mereka selalu mengamati perkembangan berita perkembangan pemilu, jika ada yang sesuai mereka bersuara mendukungnya jika ada yang tidak sesuai mereka mencounternya. Hal ini persis seperti yang diungkapkan oleh tiga mantan Dubes Amerika Serikat Alphonso F La Porta, Edward Masters dan Mark Dion yang menyambut baik keputusan Majelis Konstitusi (MK) Indonesia yang membolehkan calon perorangan maju pada pilkada tanpa menggunakan perahu partai politik alias jalur independen.
Banyak kalangan juga mengkaitkan keterlibatan lembaga-lembaga seperti Carter Centre (milik mantan Presiden AS Jimmy Carter) dan NDI/ National Democratic Institute (milik Partai Demokrat AS) dalam mempengaruhi hasil Pemilu. Dimana saat pemilu 2004 kemarin keberadaan kantor National Democratic Institute (NDI) dan Carter Centre bersebelahan dengan kantor pusat data TI KPU di hotel borobudur. Namun intel asing tersebut, tidak hanya orang auslander (bule), tetapi banyak juga yang inlander (pribumi). Mayoritas adalah intel dari negara adidaya, selain itu negara sekeliling atau negara tetangga juga memiliki intel di Indonesia yang jumlahnya cukup banyak. Karena mereka pada posisi dalam kontek hubungan internasional terancam dan mengancam. Kemudian, ada lagi negara-negara yang hidup matinya, ekonominya tergantung pada Indonesia, misalnya Jepang, Tiongkok (Cina), karena Indonesia merupakan wilayah perempatan yang sangat strategis.
Presiden terpilih yang didukung CIA tersebut, nantinya akan dikendalikan oleh AS. Dan jika sesudah terpilih mengkhianati AS, mereka tak segan-segan menembak mati bahkan menghancurkan negaranya. Lihat Osama bin Laden atau Saddam Hussein. Sebelum berkuasa, mereka kan didukung Amerika. Saat melawan Rusia, Afghanistan mendapat suplai senjata dari Amerika. Perusahaan Osama kerja sama dengan Amerika. Karier politik Saddam hingga dia terpilih jadi presiden, juga karena dukungan Amerika.
Oleh karena itu ke depannya bersikap hati-hatilah dalam pemilu 2009 mendatang yang merupakan keharusan bagi setiap pemilih (warga negara). Rakyat harus bersatu mendukungnya. Dengan persatuan dan kesatuan rakyat mampu membendung misi Amerika di Indonesia. Sebab, jika tidak, Indonesia akan menjadi bagian dari hegemoni Amerika yang nyata-nyata ingin mencengkram bumi pertiwi dalam genggamannya. Sudah saatnya Indonesia bangkit merdeka dalam arti sebenarnya, merdeka dari dikte negara - negara Barat, merdeka dalam segala lini kehidupan ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, dan hankam.
Andrian Pancoran - Jaksel Telp {dianjurkan no.telp lewat PM krn byk lap.penyalahgunaan, thx.}
(//mbs)
***
http://news.okezone.com/read/2008/12/30/230/177982/230/pemilu-2009-dan-kepentingan-as-di-indonesia
_________________ ~)o(BEZKAWL SHORJIT MUNGDY)o(~ * ~)o(BEZKAWL SHORJIT MUNGDY)o(~ ** ~)o(BEZKAWL SHORJIT MUNGDY)o(~ **

)O(SO MOTE IT BE !)O(
|
|
|
|
shadowboy
Virgin


Jumlah posting: 5
Lokasi: jakarta
Registration date: 23.10.09
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
Subyek: nice thead Sat Oct 24, 2009 1:53 pm |
|
|
Good day, I'm newbie rite here.. Secara ga langsung Indonesia mjd hegemoni AS. Doktrin2 barat masuk dgn gampang.. Yg jadi titik mula ktk Endang jd Menkes baru. Affiliasi beliau dgn AS terlihat dr basic education-ny d Harvard, dan jg NAMRU 2.. Siti sndr menghentikan NAMRU 2 krn intervensi-ny thdp kedaulatn Indonesia. Mgkn msykt Indo hrs lbh waspada dan proaktif thdp negaranya sndr.
Btw, apa aja kontribusi NAMRU 2 thdp Indo?? Thx..
|
|
|
|
srafime
Celebrity of Forum


Jumlah posting: 1119
Umur: 24
Lokasi: Jkt-b
Zodiac Sign: Scorpio
Chinese Zodiac: Kerbau
Registration date: 17.10.08
|
Subyek: Re: Perlawanan Sang Menteri Sat Oct 24, 2009 5:08 pm |
|
|
Sudah,kita berdoa aja...
_________________ Takan pernah kau tahu betapa hangat cinta memelukmu... Sebelum kau tahu betapa dinginnya menusuk hatimu...
|
|
|
|
insa
Super Star

Jumlah posting: 205
Registration date: 02.03.09
|
Subyek: Re: Perlawanan Sang Menteri Mon Oct 26, 2009 9:44 am |
|
|
Indo tuh kan msh labil istilahnya Jadi ya, cuma ada 2 pilihan, klo kaga pro Barat ya pro negara agama 2 itu aja yg dari dulu mengusik Indo Klo pro agama: -Menuju negara yg mirip Taliban, nonton tv, sport smua dilarang, ktawan berzinah dirajam pakai batu, hp dilarang, hidup harus seperti di jaman rasululah Klo pro barat: -negara maju -pendidikan maju -hasil bumi disedot -teknologi maju
|
|
|
|
Terry Sie
Global Moderator


Jumlah posting: 6936
Umur: 18
Lokasi: Prime Minister Office / Highest Spiritual Leader Palace
Zodiac Sign: Capricorn
Chinese Zodiac: Kuda
Registration date: 11.10.08
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
Subyek: Re: Perlawanan Sang Menteri Mon Oct 26, 2009 9:48 am |
|
|
| azulyc wrote: | | Terry Sie wrote: | | azulyc wrote: | | Udah pada nonton Metro Tv kan tadi jam 7 ? |
Ada apa ya? Gw nontonnya tadi TV One, wawancara dengan Menkes baru. Ada apa, Azul?
Terry  |
Sama kok kayak Tv One.. Cuma Azu nonton nya di Metro..
**
Jadi sebener nya yang pikiran nya kotor itu siapa ya ? Siti Fadilah yang iri atau apa lah itu atau yang menduga-duga seperti itu.. Padahal Siti Fadilah sampe nge buat buku segala.. |
Buku yang Gw baca adalah menentang kediktatoran Negara Maju dalam penguasaan virus melalui Badan Resmi (WHO), sehingga pengiriman sample yang seharusnya digunakan untuk penelitian independen dengan mengedepankan bantuan negara yang terserang virus dan menjadi epidemi atau bahkan kemungkinan pandemi menjadi tersingkirkan karena obat yang diedarkan menjadi mahal (padahal negara yang terkena biasanya bukan negara maju)
Terry
_________________
Our web: 1. http://www.gayindoforum.com 2. http://gayindoforum.tk 3. http://gayindoforum.co.cc 4. http://www.gayindo.forumotion.net 5. http://gayindo.forumotion.com
|
|
|
|
Terry Sie
Global Moderator


Jumlah posting: 6936
Umur: 18
Lokasi: Prime Minister Office / Highest Spiritual Leader Palace
Zodiac Sign: Capricorn
Chinese Zodiac: Kuda
Registration date: 11.10.08
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
Subyek: Re: Perlawanan Sang Menteri Mon Oct 26, 2009 9:52 am |
|
|
| azulyc wrote: | | Terry Sie wrote: | | azulyc wrote: | Seneng baca thread ini,, makasih Mod. Terr udah mau buat thread ini..
Biar orang2 tau kalau Organisasi Kesehatan justru malah menebar penyakit.
Tapi apakah Bu Siti Fadillah bisa menentang peraturan 'Codex pada 31 Desember 2009'.
Karena WHO akan mewajibkan negara2 untuk menerima impor vaksin itu tanpa terkecuali. |
Sama sama, Azul. Mungkin untuk aturan yang baru, kita akan lihat sepak terjang Ibu Menteri Kesehatan yang baru...
Terry  |
Ibu Endang yang ngirim Sampel Virus itu ke WHO, tanpa sepengetahuan Ibu Siti Fadilah. Padahal Ibu Endang adalah bawahan Ibu Siti yang harus nya minta izin dulu. Jadi Terr ? |
Ini yang masih ngga jelas, karena seharusnya pengiriman sample tetap harus seijin Menteri Kesehatan (dalam hal ini harusnya sudah ada tanda tangan dari Bu Siti). Sedangkan pengiriman sample oleh Bu Endang jika tanpa seijin Menteri Kesehatan itu merupakan tindak pidana dan dapat diperkarakan karena bisa dianggap sebagai pembocoran rahasia negara. Seharusnya Kepolisian dapat langsung mengusut kasus ini dan tidak perlu menunggu adanya delik aduan dari DepKes RI. Mungkin ada pendapat member lain yang lebih menguasai hukum untuk menjelaskan tata caranya secara lebih detail.
Cheers,
Terry
_________________
Our web: 1. http://www.gayindoforum.com 2. http://gayindoforum.tk 3. http://gayindoforum.co.cc 4. http://www.gayindo.forumotion.net 5. http://gayindo.forumotion.com
|
|
|
|
|
|
| Halaman 1 dari 4 |
Pilih halaman : 1, 2, 3, 4  |
|
| Permissions of this forum: |
Anda tidak dapat menjawab topik
|
|
|
|
|
|
|
|