Terry Sie
Global Moderator


Jumlah posting: 6938
Umur: 18
Lokasi: Prime Minister Office / Highest Spiritual Leader Palace
Zodiac Sign: Capricorn
Chinese Zodiac: Kuda
Registration date: 11.10.08
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
Subyek: Kebugaran Dapat Membatasi Dampak dari Stroke Thu Nov 12, 2009 5:10 pm |
|
|
Kebugaran Dapat Membatasi Dampak dari Stroke
Sebuah studi baru menunjukkan bahwa orang yang berolahraga secara rutin di tahun-tahun sebelum stroke akan merasa lebih ringan akibat serangannya dibandingkan yang jarang berolahraga. "Tidak perlu aktivitas fisik dengan intensitas tinggi," kata penulis senior studi Dr James F. Meschia, seorang profesor dari neurology pada Mayo Clinic di Jacksonville, Fla "Pengaturan waktu untuk latihan, 20 menit ke satu jam sehari, tiga hari seminggu. "
Diantara 673 orang-orang dalam the Ischemic Stroke Genetics Study yang melakukan latihan seperti itu mengalami dua skala lebih baik pada pengukuran dampak dari stroke pertama, menurut laporan yang dipublikasikan di Journal of Neurology, Neurosurgery and Psychiatry edisi online 13 Juli 2009.
Salah satu dari dua skala yang digunakan adalah Indeks Barthel, suatu pengukuran kemampuan untuk melakukan 20 kegiatan sehari-hari seperti kemampuan berpakaian dan mandi untuk diri sendiri. "Tidak termasuk melakukan kegiatan rumit, seperti mengemudi," ujar Meschia.
Belajar dari peserta juga diukur dengan Oxford Handicap Scale. "Ini lebih mengukur secara global," ujar Meschia. "Ini perlu dipertimbangan apakah seseorang mengalami kesulitan bicara, apakah tidak dapat kembali ke tempat kerja atau tidak bisa menikmati membaca."
Kembali bekerja bukan merupakan isu bagi kebanyakan orang dalam studi ini, yang rata-rata berusia sekitar 70. Namun 50,5% dari para peserta yang telah melaporkan memiliki latihan rutin satu sampai tiga kali seminggu sebelum mereka Stroke, ternyata fungsi mereka lebih baik daripada orang-orang yang tidak pernah melakukan latihan, dan 21 persen yang melaporkan aktivitas fisik aerobik empat kali atau lebih seminggu ternyata melakukan lebih baik lagi.
Kajian ini tidak cukup besar untuk membentuk suatu hubungan langsung antara jumlah latihan pra-stroke dan perbaikan fungsi lebih baik nantinya, tetapi "ada kecenderungan ke arah itu," ujar Meschia.
"Penjelasan langsungnya adalah bahwa jika Anda secara fisik fit dapat berkompensasi lebih baik terhadap kerusakan akiba stroke karena Anda memiliki lebih banyak cadangan pemulihan," katanya. "Itu mungkin menggambarkan seluruh gambar, tapi mungkin sebagian besarnya."
Hasil penelitian ini masih awal, kata para peneliti. "Temuan kami harus dilihat sebagai penyelidikan yang memerlukan konfirmasi, idealnya dalam studi longitudinal latihan pada orang tua," mereka menulis.
Apapun efek sebelum latihan mungkin memudahkan efek dari stroke, ada bukti bahwa "ini mengarah ke penurunan risiko stroke," ujar Dr Larry B. Goldstein, direktur Duke Stroke Center.
"Ada beberapa studi yang menunjukkan penurunan risiko stroke dan penyakit kardiovaskular pada umumnya," ujar Goldstein. "Meskipun belum ada uji klinis acak, hanya studi observasi, hal ini cukup beralasan."
Adapun latihan setelah stroke, "bukti masih berkembang, tetapi tampaknya secara fisik menjadi aktif dapat membantu," ujar Goldstein. "Orang-orang yang melakukan latihan tampakny secara fungsional lebih baik. Selain itu, tampaknya membantu dalam pencegahan sekunder. Fisik yang aktif membantu mengurangi risiko stroke yang kedua. "Yang penting, katanya,"cara terbaik untuk mengobati stroke adalah jangan mengalaminya."
_________________
Our web: 1. http://www.gayindoforum.com 2. http://gayindoforum.tk 3. http://gayindoforum.co.cc 4. http://www.gayindo.forumotion.net 5. http://gayindo.forumotion.com
|
|