|
|
| |
Saya Ibu Terburuk di Dunia |
|
|
| Pengirim |
Message |
Terry Sie
Global Moderator


Jumlah posting: 6938
Umur: 18
Lokasi: Prime Minister Office / Highest Spiritual Leader Palace
Zodiac Sign: Capricorn
Chinese Zodiac: Kuda
Registration date: 11.10.08
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
Subyek: Saya Ibu Terburuk di Dunia Tue Feb 24, 2009 7:12 pm |
|
|
Saya Ibu Terburuk di Dunia Ini Oleh: Marry Scheleery
20 tahun yang lalu saya melahirkan seorang anak laki-laki, wajahnya lumayan tampan namun terlihat agak bodoh... Sam, suamiku, memberinya nama Eric.Semakin lama semakin nampak jelas bahwa anak ini memang agak terbelakang. Saya berniat memberikannya kepada orang lain saja untuk dijadikan budak atau pelayan. Namun Sam mencegah niat buruk itu. Akhirnya terpaksa saya membesarkannya juga. Ditahun kedua setelah Eric dilahirkan sayapun melahirkan kembali seorang anak perempuan yang cantik mungil. Saya menamainya Angelica.Saya sangat menyayangi Angelica, demikian juga Sam. Seringkali kami mengajaknya pergike taman hiburan dan membelikannya pakaian anak-anak yang indah-indah...
Namun tidak demikian halnya dengan Eric. Ia hanya memiliki beberapa stel pakaian butut. Sam berniat membelikannya, namun saya selalu melarangnya dengan dalih penghematan uang keluarga. Sam selalu menuruti perkataan saya. Saat usia Angelica 2 tahun Sam meninggal dunia. Eric sudah berumur 4 tahun kala itu. Keluarga kami menjadi semakin miskin dengan hutang yang semakin menumpuk. Akhirnya saya mengambil tindakan yang akan membuat saya menyesal seumur hidup. Saya pergi meninggalkan kampung kelahiran saya beserta Angelica, Eric yang sedang tertidur lelap saya tinggalkan begitu saja.Kemudian saya tinggal di sebuah gubuk setelah rumah kami laku terjual untuk membayar hutang. Setahun..., 2 tahun..., 5 tahun..., 10 tahun... telah berlalu sejak kejadian itu. Saya telah menikah kembali dengan Brad, seorang pria dewasa. Usia Pernikahan kami telah menginjak tahun kelima. Berkat Brad, sifat-sifat buruk saya yang semula pemarah, egois, dan tinggi hati, berubah sedikit demi sedikit menjadi lebih sabar dan penyayang. Angelica telah berumur 12 tahun dan kami menyekolahkan dia di asrama putri sekolah perawatan. Tidak ada lagi yang ingat tentang Eric dan tidak ada lagi yang mengingatnya.
Sampai suatu malam... Malam dimana saya bermimpi tentang seorang anak... Wajahnya agak tampan namun tampak pucat sekali... Ia melihat ke arah saya.Sambil tersenyum ia berkata, "Tante, Tante kenal mama saya? Saya lindu cekali pada mommy!" Setelah berkata demikian ia mulai beranjak pergi, namun saya menahannya,"Tunggu..., sepertinya saya mengenalmu. Siapa namamu anak manis?" "Nama saya Elic, Tante." "Eric...? Eric... Ya Tuhan! Kau benar-benar Eric???" Saya langsung tersentak dan bangun. Rasa bersalah, sesal dan berbagai perasaan aneh lainnya menerpa diri saya saat itu juga.
Tiba-tiba terlintas kembali kisah ironis yang terjadi dulu seperti sebuah film yang diputar dikepala saya. Baru sekarang saya menyadari betapa jahatnya perbuatan saya dulu.Rasanya seperti mau mati saja saat itu. Ya, saya harus mati..., mati..., mati... Ketika tinggal seinchi jarak pisau yang akan saya goreskan ke pergelangan tangan, tiba-tiba bayangan Eric melintas kembali di pikiran saya.Ya Eric, mommy akan menjemputmu Eric...Sore itu saya memarkir mobil Civic biru saya disamping sebuah gubuk, dan Brad dengan pandangan heran menatap saya dari samping. "Mary, apa yang sebenarnya terjadi?" "Oh, Brad, kau pasti akan membenciku setelah saya menceritakan hal yang telah saya lakukan dulu," tapi aku akan nenceritakannya juga dengan terisak-isak... Ternyata Tuhan sungguh baik kepada saya. Ia telah memberikan suami yang begitu baik dan penuh pengertian. Setelah tangis saya reda, saya keluar dari mobil diikuti oleh Brad dari belakang.
Mata saya menatap lekat pada gubuk yang terbentang dua meter dari hadapan saya. Saya mulai teringat betapa gubuk itu pernah saya tinggali beberapa bulan lamanya dan Eric... Eric... Saya meninggalkan Eric di sana 10 tahun yang lalu.Dengan perasaan sedih saya berlari menghampiri gubuk tersebut dan membuka pintu yang terbuat dari bambu itu... Gelap sekali... Tidak terlihat sesuatu apapun juga! Perlahan mata saya mulai terbiasa dengan kegelapan dalam ruangan kecil itu. Namun saya tidak menemukan siapapun juga di dalamnya. Hanya ada sepotong kain butut tergeletak di lantai tanah. Saya mengambil seraya mengamatinya dengan seksama... Mata mulai berkaca-kaca, saya mengenali potongan kain tersebut sebagai bekas baju butut yang dulu dikenakan Eric sehari-harinya...
Beberapa saat kemudian, dengan perasaan yang sulit dilukiskan, sayapun keluar dari ruangan itu... Air mata saya mengalir dengan deras. Saat itu saya hanya diam saja.Sesaat kemudian saya dan Brad mulai menaiki mobil untuk meninggalkan tempat tersebut. Namun, saya melihat seseorang di belakang mobil kami.Saya sempat kaget sebab suasana saat itu gelap sekali.
Kemudian terlihatlah wajah orang itu yang demikian kotor. Ternyata ia seorang wanita tua. Kembali saya tersentak kaget manakala ia tiba-tiba menegur saya dengan suaranya yang parau, "Heii...! Siapa kamu?! Mau apa kau kemari?!" Dengan memberanikan diri, sayapun bertanya, "Ibu, apa ibu kenal dengan seorang anak bernama Eric yang dulu tinggal di sini?"
Ia menjawab, "Kalau kamu ibunya, kamu sungguh perempuan terkutuk!! Tahukah kamu, 10 tahun yang lalu sejak kamu meninggalkannya di sini,Eric terus menunggu ibunya dan memanggil, 'Mommy..., mommy!' Karena tidak tega, saya terkadang memberinya makan dan mengajaknya tinggal Bersama saya. Walaupun saya orang miskin dan hanya bekerja sebagai pemulung sampah, namun saya tidak akan meninggalkan anak saya seperti itu! Tiga bulan yang lalu Eric meninggalkan secarik kertas ini. Ia belajar menulis setiap hari selama bertahun-tahun hanya untuk menulis ini untukmu..." Sayapun membaca tulisan di kertas itu... "Mommy, mengapa Mommy tidak pernah kembali lagi...? Mommy marah sama Eric, ya? Mom, biarlah Eric yang pergi saja, tapi Mommy harus berjanji kalau Mommy tidak akan marah lagi sama Eric. Bye, Mom..."
Saya menjerit histeris membaca surat itu. "Bu, tolong katakan...Katakan di mana ia sekarang? Saya berjanji akan meyayanginya sekarang! Saya tidak akan meninggalkannya lagi, Bu! Tolong katakan...!!!" Brad memeluk tubuh saya yang bergetar keras.
"Nyonya, semua sudah terlambat (dengan nada lembut). Sehari sebelum nyonya datang, Eric telah meninggal dunia. Ia meninggal di belakang gubuk ini. Tubuhnya sangat kurus, ia sangat lemah. Hanya demi menunggumu ia rela bertahan di belakang gubuk ini tanpa ia berani masuk ke dalamnya. Ia takut apabila Mommy-nya datang, Mommy-nya akan pergi lagi bila melihatnya ada di dalam sana... Ia hanya berharap dapat melihat Mommy-nya dari belakang gubuk ini... Meskipun hujan deras, dengan kondisinya yang lemah ia terus bersikeras menunggu Nyonya di sana. Nyonya, dosa anda tidak terampuni!"
Saya kemudian pingsan dan tidak ingat apa-apa lagi.
Cheers,
Terry
_________________
Our web: 1. http://www.gayindoforum.com 2. http://gayindoforum.tk 3. http://gayindoforum.co.cc 4. http://www.gayindo.forumotion.net 5. http://gayindo.forumotion.com
|
|
|
|
srafime
Celebrity of Forum


Jumlah posting: 1098
Umur: 24
Lokasi: Jkt-b
Zodiac Sign: Scorpio
Chinese Zodiac: Kerbau
Registration date: 17.10.08
|
Subyek: Re: Saya Ibu Terburuk di Dunia Fri Mar 13, 2009 10:53 pm |
|
|
Nagis lagi...
_________________ Takan pernah kau tahu betapa hangat cinta memelukmu... Sebelum kau tahu betapa dinginnya menusuk hatimu...
|
|
|
|
dodi90
Moderator Bloggie


Jumlah posting: 3693
Umur: 19
Lokasi: S U R A B A Y A
Zodiac Sign: Leo
Chinese Zodiac: Kuda
Registration date: 11.01.09
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
Subyek: Re: Saya Ibu Terburuk di Dunia Sat Mar 14, 2009 6:03 pm |
|
|
hiksT.T kk terry ceritanya bikin aku terharu.... jadi inged dolo pernah dibuang ama ibu sendiri
_________________
Some say love it is a river that drown to tender reeds Some say love it is a razor that leaves your soul to bleed Some say love it is a hunger an endlees aching need I say love it is a flower and you it's only seed
|
|
|
|
srafime
Celebrity of Forum


Jumlah posting: 1098
Umur: 24
Lokasi: Jkt-b
Zodiac Sign: Scorpio
Chinese Zodiac: Kerbau
Registration date: 17.10.08
|
Subyek: Re: Saya Ibu Terburuk di Dunia Sun Mar 15, 2009 9:37 pm |
|
|
Hem...lanjuta jeng...
_________________ Takan pernah kau tahu betapa hangat cinta memelukmu... Sebelum kau tahu betapa dinginnya menusuk hatimu...
|
|
|
|
k a z e
Global Moderator


Jumlah posting: 2161
Lokasi: Surabaya
Registration date: 12.10.08
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
Subyek: Re: Saya Ibu Terburuk di Dunia Sun Mar 15, 2009 10:02 pm |
|
|
Haia.. Jd inget gmbr monyet di warung ny abx..
_________________

Only Human ~ K ~
In a place worn down by sadness, something called a miracle is waiting..
|
|
|
|
dodi90
Moderator Bloggie


Jumlah posting: 3693
Umur: 19
Lokasi: S U R A B A Y A
Zodiac Sign: Leo
Chinese Zodiac: Kuda
Registration date: 11.01.09
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
Subyek: Re: Saya Ibu Terburuk di Dunia Sun Mar 15, 2009 11:40 pm |
|
|
kok isa lo?
_________________
Some say love it is a river that drown to tender reeds Some say love it is a razor that leaves your soul to bleed Some say love it is a hunger an endlees aching need I say love it is a flower and you it's only seed
|
|
|
|
srafime
Celebrity of Forum


Jumlah posting: 1098
Umur: 24
Lokasi: Jkt-b
Zodiac Sign: Scorpio
Chinese Zodiac: Kerbau
Registration date: 17.10.08
|
Subyek: Re: Saya Ibu Terburuk di Dunia Mon Mar 16, 2009 11:35 am |
|
|
Hem... kaga jelas deh...
_________________ Takan pernah kau tahu betapa hangat cinta memelukmu... Sebelum kau tahu betapa dinginnya menusuk hatimu...
|
|
|
|
Terry Sie
Global Moderator


Jumlah posting: 6938
Umur: 18
Lokasi: Prime Minister Office / Highest Spiritual Leader Palace
Zodiac Sign: Capricorn
Chinese Zodiac: Kuda
Registration date: 11.10.08
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
|
|
|
Terry Sie
Global Moderator


Jumlah posting: 6938
Umur: 18
Lokasi: Prime Minister Office / Highest Spiritual Leader Palace
Zodiac Sign: Capricorn
Chinese Zodiac: Kuda
Registration date: 11.10.08
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
|
|
|
Terry Sie
Global Moderator


Jumlah posting: 6938
Umur: 18
Lokasi: Prime Minister Office / Highest Spiritual Leader Palace
Zodiac Sign: Capricorn
Chinese Zodiac: Kuda
Registration date: 11.10.08
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
|
|
|
Terry Sie
Global Moderator


Jumlah posting: 6938
Umur: 18
Lokasi: Prime Minister Office / Highest Spiritual Leader Palace
Zodiac Sign: Capricorn
Chinese Zodiac: Kuda
Registration date: 11.10.08
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
|
|
|
Kyushir0
Super Star


Jumlah posting: 273
Umur: 20
Lokasi: ~lampu merh belok ke kanan,ktmu per4an ke kanan lagi,ntar nemu tukang ojek . Tanya dah tuh sm dy~
Zodiac Sign: Virgo
Chinese Zodiac: Ular
Registration date: 21.01.09
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
Subyek: Re: Saya Ibu Terburuk di Dunia Mon Mar 16, 2009 9:52 pm |
|
|
 ....sedih kali ceritanya
_________________
  kimi o sagashite kimi o matte iru
|
|
|
|
Terry Sie
Global Moderator


Jumlah posting: 6938
Umur: 18
Lokasi: Prime Minister Office / Highest Spiritual Leader Palace
Zodiac Sign: Capricorn
Chinese Zodiac: Kuda
Registration date: 11.10.08
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
|
|
|
Gil
Super Star


Jumlah posting: 357
Lokasi: Complex Gur-Gur
Registration date: 21.04.09
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
Subyek: Re: Saya Ibu Terburuk di Dunia Sat May 09, 2009 11:40 pm |
|
|
| Terry Sie wrote: | Saya Ibu Terburuk di Dunia Ini Oleh: Marry Scheleery
20 tahun yang lalu saya melahirkan seorang anak laki-laki, wajahnya lumayan tampan namun terlihat agak bodoh... Sam, suamiku, memberinya nama Eric.Semakin lama semakin nampak jelas bahwa anak ini memang agak terbelakang. Saya berniat memberikannya kepada orang lain saja untuk dijadikan budak atau pelayan. Namun Sam mencegah niat buruk itu. Akhirnya terpaksa saya membesarkannya juga. Ditahun kedua setelah Eric dilahirkan sayapun melahirkan kembali seorang anak perempuan yang cantik mungil. Saya menamainya Angelica.Saya sangat menyayangi Angelica, demikian juga Sam. Seringkali kami mengajaknya pergike taman hiburan dan membelikannya pakaian anak-anak yang indah-indah...
Namun tidak demikian halnya dengan Eric. Ia hanya memiliki beberapa stel pakaian butut. Sam berniat membelikannya, namun saya selalu melarangnya dengan dalih penghematan uang keluarga. Sam selalu menuruti perkataan saya. Saat usia Angelica 2 tahun Sam meninggal dunia. Eric sudah berumur 4 tahun kala itu. Keluarga kami menjadi semakin miskin dengan hutang yang semakin menumpuk. Akhirnya saya mengambil tindakan yang akan membuat saya menyesal seumur hidup. Saya pergi meninggalkan kampung kelahiran saya beserta Angelica, Eric yang sedang tertidur lelap saya tinggalkan begitu saja.Kemudian saya tinggal di sebuah gubuk setelah rumah kami laku terjual untuk membayar hutang. Setahun..., 2 tahun..., 5 tahun..., 10 tahun... telah berlalu sejak kejadian itu. Saya telah menikah kembali dengan Brad, seorang pria dewasa. Usia Pernikahan kami telah menginjak tahun kelima. Berkat Brad, sifat-sifat buruk saya yang semula pemarah, egois, dan tinggi hati, berubah sedikit demi sedikit menjadi lebih sabar dan penyayang. Angelica telah berumur 12 tahun dan kami menyekolahkan dia di asrama putri sekolah perawatan. Tidak ada lagi yang ingat tentang Eric dan tidak ada lagi yang mengingatnya.
Sampai suatu malam... Malam dimana saya bermimpi tentang seorang anak... Wajahnya agak tampan namun tampak pucat sekali... Ia melihat ke arah saya.Sambil tersenyum ia berkata, "Tante, Tante kenal mama saya? Saya lindu cekali pada mommy!" Setelah berkata demikian ia mulai beranjak pergi, namun saya menahannya,"Tunggu..., sepertinya saya mengenalmu. Siapa namamu anak manis?" "Nama saya Elic, Tante." "Eric...? Eric... Ya Tuhan! Kau benar-benar Eric???" Saya langsung tersentak dan bangun. Rasa bersalah, sesal dan berbagai perasaan aneh lainnya menerpa diri saya saat itu juga.
Tiba-tiba terlintas kembali kisah ironis yang terjadi dulu seperti sebuah film yang diputar dikepala saya. Baru sekarang saya menyadari betapa jahatnya perbuatan saya dulu.Rasanya seperti mau mati saja saat itu. Ya, saya harus mati..., mati..., mati... Ketika tinggal seinchi jarak pisau yang akan saya goreskan ke pergelangan tangan, tiba-tiba bayangan Eric melintas kembali di pikiran saya.Ya Eric, mommy akan menjemputmu Eric...Sore itu saya memarkir mobil Civic biru saya disamping sebuah gubuk, dan Brad dengan pandangan heran menatap saya dari samping. "Mary, apa yang sebenarnya terjadi?" "Oh, Brad, kau pasti akan membenciku setelah saya menceritakan hal yang telah saya lakukan dulu," tapi aku akan nenceritakannya juga dengan terisak-isak... Ternyata Tuhan sungguh baik kepada saya. Ia telah memberikan suami yang begitu baik dan penuh pengertian. Setelah tangis saya reda, saya keluar dari mobil diikuti oleh Brad dari belakang.
Mata saya menatap lekat pada gubuk yang terbentang dua meter dari hadapan saya. Saya mulai teringat betapa gubuk itu pernah saya tinggali beberapa bulan lamanya dan Eric... Eric... Saya meninggalkan Eric di sana 10 tahun yang lalu.Dengan perasaan sedih saya berlari menghampiri gubuk tersebut dan membuka pintu yang terbuat dari bambu itu... Gelap sekali... Tidak terlihat sesuatu apapun juga! Perlahan mata saya mulai terbiasa dengan kegelapan dalam ruangan kecil itu. Namun saya tidak menemukan siapapun juga di dalamnya. Hanya ada sepotong kain butut tergeletak di lantai tanah. Saya mengambil seraya mengamatinya dengan seksama... Mata mulai berkaca-kaca, saya mengenali potongan kain tersebut sebagai bekas baju butut yang dulu dikenakan Eric sehari-harinya...
Beberapa saat kemudian, dengan perasaan yang sulit dilukiskan, sayapun keluar dari ruangan itu... Air mata saya mengalir dengan deras. Saat itu saya hanya diam saja.Sesaat kemudian saya dan Brad mulai menaiki mobil untuk meninggalkan tempat tersebut. Namun, saya melihat seseorang di belakang mobil kami.Saya sempat kaget sebab suasana saat itu gelap sekali.
Kemudian terlihatlah wajah orang itu yang demikian kotor. Ternyata ia seorang wanita tua. Kembali saya tersentak kaget manakala ia tiba-tiba menegur saya dengan suaranya yang parau, "Heii...! Siapa kamu?! Mau apa kau kemari?!" Dengan memberanikan diri, sayapun bertanya, "Ibu, apa ibu kenal dengan seorang anak bernama Eric yang dulu tinggal di sini?"
Ia menjawab, "Kalau kamu ibunya, kamu sungguh perempuan terkutuk!! Tahukah kamu, 10 tahun yang lalu sejak kamu meninggalkannya di sini,Eric terus menunggu ibunya dan memanggil, 'Mommy..., mommy!' Karena tidak tega, saya terkadang memberinya makan dan mengajaknya tinggal Bersama saya. Walaupun saya orang miskin dan hanya bekerja sebagai pemulung sampah, namun saya tidak akan meninggalkan anak saya seperti itu! Tiga bulan yang lalu Eric meninggalkan secarik kertas ini. Ia belajar menulis setiap hari selama bertahun-tahun hanya untuk menulis ini untukmu..." Sayapun membaca tulisan di kertas itu... "Mommy, mengapa Mommy tidak pernah kembali lagi...? Mommy marah sama Eric, ya? Mom, biarlah Eric yang pergi saja, tapi Mommy harus berjanji kalau Mommy tidak akan marah lagi sama Eric. Bye, Mom..."
Saya menjerit histeris membaca surat itu. "Bu, tolong katakan...Katakan di mana ia sekarang? Saya berjanji akan meyayanginya sekarang! Saya tidak akan meninggalkannya lagi, Bu! Tolong katakan...!!!" Brad memeluk tubuh saya yang bergetar keras.
"Nyonya, semua sudah terlambat (dengan nada lembut). Sehari sebelum nyonya datang, Eric telah meninggal dunia. Ia meninggal di belakang gubuk ini. Tubuhnya sangat kurus, ia sangat lemah. Hanya demi menunggumu ia rela bertahan di belakang gubuk ini tanpa ia berani masuk ke dalamnya. Ia takut apabila Mommy-nya datang, Mommy-nya akan pergi lagi bila melihatnya ada di dalam sana... Ia hanya berharap dapat melihat Mommy-nya dari belakang gubuk ini... Meskipun hujan deras, dengan kondisinya yang lemah ia terus bersikeras menunggu Nyonya di sana. Nyonya, dosa anda tidak terampuni!"
Saya kemudian pingsan dan tidak ingat apa-apa lagi.
Cheers,
Terry | So sad, So Sad
|
|
|
|
Terry Sie
Global Moderator


Jumlah posting: 6938
Umur: 18
Lokasi: Prime Minister Office / Highest Spiritual Leader Palace
Zodiac Sign: Capricorn
Chinese Zodiac: Kuda
Registration date: 11.10.08
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
|
|
|
van_for_fun
New Star

Jumlah posting: 34
Umur: 18
Lokasi: Bandung
Zodiac Sign: Capricorn
Chinese Zodiac: Kuda
Registration date: 25.05.09
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
Subyek: Re: Saya Ibu Terburuk di Dunia Tue Jun 02, 2009 12:13 am |
|
|
Bagus2.... terharu...
|
|
|
|
Terry Sie
Global Moderator


Jumlah posting: 6938
Umur: 18
Lokasi: Prime Minister Office / Highest Spiritual Leader Palace
Zodiac Sign: Capricorn
Chinese Zodiac: Kuda
Registration date: 11.10.08
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
|
|
|
ridhidum
Celebrity of Forum

Jumlah posting: 1361
Registration date: 29.05.09
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
Subyek: Re: Saya Ibu Terburuk di Dunia Wed Jun 03, 2009 7:13 pm |
|
|
oh my god....
ga bisa ngmg apa2
antara marah.. sedih..
terharu....
u're so poor Eric...
thx 4 sharing this
|
|
|
|
| |
Saya Ibu Terburuk di Dunia |
|
|
| Halaman 1 dari 2 |
Pilih halaman : 1, 2  |
|
| Permissions of this forum: |
Anda tidak dapat menjawab topik
|
|
|
|
|
|
|
|