GIF
SELAMAT DATANG DI GAYINDOFORUM

Hidup lebih indah bila dipenuhi dengan teman dan sahabat yg mengerti dan menerima diri kita apa adanya. Penuh ceria dan senda, mari bergabung di GayIndoForum.

GayIndoForum / GIF sejak Oktober 2008, suatu free service forum online terbuka dan ajang ngobrol utk mencari sahabat, pacar, ato cari teman gay Indonesia.

Berbagai macam persahabatan di sini. Chinese, Jawa, Arabian, Buddhist, Kristen, Katolik, Muslim dll berteman, merasa senasib, berdiskusi dan mengobrol mulai dari berbagi pengalaman hidup, friendly tips & info, bercanda, sharring hobby, chat dll. Forum juga terbuka bagi siapa saja yg ingin bersahabat dengan kami. Sesama member diharapkan menjaga kerukunan dan kesopanan, serta keaktifan kalian dalam menjalin persahabatan baru senantiasa diharapkan.

Bagi pengunjung baru yg ingin bergabung, klik aja bagian pendaftaran.

Salam Hangat,
Gay Indo Forum / GIF - Forum Gay Indonesia

Jawa – Bali – Sumatera – Kalimantan – Sulawesi – Nusa Tenggara – Papua – Maluku - dll


http://www.gayindoforum.com
IndeksIndeks  ­PencarianPencarian  ­AnggotaAnggota  ­PendaftaranPendaftaran  ­ChattingChatting  ­Topik2 HotTopik2 Hot  ­LoginLogin  


Kirim topik baru    Kirim balasan
 

 Aku Menangis untuk Adikku 6 Kali

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
Pengirim Message
crockranks
Super Star
Super Star


Jumlah posting: 464
Umur: 20
Lokasi: jakarta barat
Zodiac Sign: Sagittarius
Chinese Zodiac: Naga
Registration date: 27.03.09

Foto di profile & deskripsi diri
Gw itu cowok yg:
Cowo ideal yg gw cari/suka:

PostSubyek: Aku Menangis untuk Adikku 6 Kali   Wed Aug 05, 2009 12:01 pm

Aku dilahirkan di sebuah dusun pegunungan yang sangat terpencil. Hari demi hari, orang tuaku membajak tanah kering kuning, dan punggung mereka menghadap ke langit. Aku mempunyai seorang adik, tiga tahun lebih muda dariku.

Suatu ketika, untuk membeli sebuah sapu tangan yang mana semua gadis di sekelilingku kelihatannya membawanya, Aku mencuri lima puluh sen dari laci ayahku. Ayah segera menyadarinya. Beliau membuat adikku dan aku berlutut di depan tembok, dengan sebuah tongkat bambu di tangannya.

“Siapa yang mencuri uang itu?” Beliau bertanya. Aku terpaku, terlalu takut untuk berbicara. Ayah tidak mendengar siapa pun mengaku, jadi Beliau mengatakan, “Baiklah, kalau begitu, kalian berdua layak dipukul!”

Dia mengangkat tongkat bambu itu tingi-tinggi. Tiba-tiba, adikku mencengkeram tangannya dan berkata, “Ayah, aku yang melakukannya!”

Tongkat panjang itu menghantam punggung adikku bertubi-tubi. Ayah begitu marahnya sehingga ia terus menerus mencambukinya sampai beliau kehabisan nafas. Sesudahnya, Beliau duduk di atas ranjang batu bata kami dan memarahi, “Kamu sudah belajar mencuri dari rumah sekarang, hal memalukan apa lagi yang akan kamu lakukan di masa mendatang? … Kamu layak dipukul sampai mati! Kamu pencuri tidak tahu malu!”

Malam itu, ibu dan aku memeluk adikku dalam pelukan kami. Tubuhnya penuh dengan luka, tetapi ia tidak menitikkan air mata setetes pun. Di pertengahan malam itu, saya tiba-tiba mulai menangis meraung-raung. Adikku menutup mulutku dengan tangan kecilnya dan berkata, “Kak, jangan menangis lagi sekarang. Semuanya sudah terjadi.”

Aku masih selalu membenci diriku karena tidak memiliki cukup keberanian untuk maju mengaku. Bertahun-tahun telah lewat, tapi insiden tersebut masih kelihatan seperti baru kemarin. Aku tidak pernah akan lupa tampang adikku ketika ia melindungiku. Waktu itu, adikku berusia 8 tahun sedangkan aku berusia 11.

Ketika adikku berada pada tahun terakhirnya di SMP, ia lulus untuk masuk ke SMA di pusat kabupaten. Pada saat yang sama, saya diterima untuk masuk ke sebuah universitas propinsi.

Malam itu, ayah berjongkok di halaman, menghisap rokok tembakaunya, bungkus demi bungkus. Saya mendengarnya memberengut, “Kedua anak kita memberikan hasil yang begitu baik…hasil yang begitu baik…”

Ibu mengusap air matanya yang mengalir dan menghela nafas, “Apa gunanya? Bagaimana mungkin kita bisa membiayai keduanya sekaligus?”

Saat itu juga, adikku berjalan keluar ke hadapan ayah dan berkata, “Ayah, saya tidak mau melanjutkan sekolah lagi, telah cukup membaca banyak buku.”

Ayah mengayunkan tangannya dan memukul adikku pada wajahnya. “Mengapa kau mempunyai jiwa yang begitu keparat lemahnya? Bahkan jika berarti saya mesti mengemis di jalanan saya akan menyekolahkan kamu berdua sampai selesai!”

Dan begitu kemudian ia mengetuk setiap rumah di dusun itu untuk meminjam uang. Aku menjulurkan tanganku selembut yang aku bisa ke muka adikku yang membengkak, dan berkata, “Seorang anak laki-laki harus meneruskan sekolahnya; kalau tidak ia tidak akan pernah meninggalkan jurang kemiskinan ini.”

Aku, sebaliknya, telah memutuskan untuk tidak lagi meneruskan ke universitas. Siapa sangka keesokan harinya, sebelum subuh datang, adikku meninggalkan rumah dengan beberapa helai pakaian lusuh dan sedikit kacang yang sudah mengering. Dia menyelinap ke samping ranjangku dan meninggalkan secarik kertas di atas bantalku: “Kak, masuk ke universitas tidaklah mudah. Saya akan pergi mencari kerja dan mengirimu uang.”

Aku memegang kertas tersebut di atas tempat tidurku, dan menangis dengan air mata bercucuran sampai suaraku hilang. Tahun itu, adikku berusia 17 tahun. Aku 20.

Dengan uang yang ayahku pinjam dari seluruh dusun, dan uang yang adikku hasilkan dari mengangkut semen pada punggungnya di lokasi konstruksi, aku akhirnya sampai ke tahun ketiga (di universitas). Suatu hari, aku sedang belajar di kamarku, ketika teman sekamarku masuk dan memberitahukan, ” Ada seorang penduduk dusun menunggumu di luar sana !”

Mengapa ada seorang penduduk dusun mencariku? Aku berjalan keluar, dan melihat adikku dari jauh, seluruh badannya kotor tertutup debu semen dan pasir. Aku menanyakannya, “Mengapa kamu tidak bilang pada teman sekamarku kamu adalah adikku?”

Dia menjawab, tersenyum, “Lihat bagaimana penampilanku. Apa yang akan mereka pikir jika mereka tahu saya adalah adikmu? Apa mereka tidak akan menertawakanmu?”

Aku merasa terenyuh, dan air mata memenuhi mataku. Aku menyapu debu-debu dari adikku semuanya, dan tersekat-sekat dalam kata-kataku, “Aku tidak perduli omongan siapa pun! Kamu adalah adikku apa pun juga! Kamu adalah adikku bagaimana pun penampilanmu…”

Dari sakunya, ia mengeluarkan sebuah jepit rambut berbentuk kupu-kupu. Ia memakaikannya kepadaku, dan terus menjelaskan, “Saya melihat semua gadis kota memakainya. Jadi saya pikir kamu juga harus memiliki satu.”

Aku tidak dapat menahan diri lebih lama lagi. Aku menarik adikku ke dalam pelukanku dan menangis dan menangis. Tahun itu, ia berusia 20, Aku 23.

Kali pertama aku membawa pacarku ke rumah, kaca jendela yang pecah telah diganti, dan kelihatan bersih di mana-mana. Setelah pacarku pulang, aku menari seperti gadis kecil di depan ibuku.

“Bu, ibu tidak perlu menghabiskan begitu banyak waktu untuk membersihkan rumah kita!”

Tetapi katanya, sambil tersenyum, “Itu adalah adikmu yang pulang awal untuk membersihkan rumah ini. Tidakkah kamu melihat luka pada tangannya? Ia terluka ketika memasang kaca jendela baru itu..”

Aku masuk ke dalam ruangan kecil adikku. Melihat mukanya yang kurus, seratus jarum terasa menusukku. Aku mengoleskan sedikit saleb pada lukanya dan mebalut lukanya.

“Apakah itu sakit?” Aku menanyakannya.
“Tidak, tidak sakit. Kamu tahu, ketika saya bekerja di lokasi konstruksi, batu-batu berjatuhan pada kakiku setiap waktu. Bahkan itu tidak menghentikanku bekerja dan…”

Ditengah kalimat itu ia berhenti. Aku membalikkan tubuhku memunggunginya, dan air mata mengalir deras turun ke wajahku. Tahun itu, adikku 23, Aku berusia 26.

Ketika aku menikah, aku tinggal di kota. Banyak kali suamiku dan aku mengundang orang tuaku untuk datang dan tinggal bersama kami, tetapi mereka tidak pernah mau. Mereka mengatakan, sekali meninggalkan dusun, mereka tidak akan tahu harus mengerjakan apa. Adikku tidak setuju juga, mengatakan, “Kak, jagalah mertuamu aja. Saya akan menjaga ibu dan ayah di sini.”

Suamiku menjadi direktur pabriknya. Kami menginginkan adikku mendapatkan pekerjaan sebagai manajer pada departemen pemeliharaan. Tetapi adikku menolak tawaran tersebut. Ia bersikeras memulai bekerja sebagai pekerja reparasi.

Suatu hari, adikku diatas sebuah tangga untuk memperbaiki sebuah kabel, ketika ia mendapat sengatan listrik, dan masuk rumah sakit. Suamiku dan aku pergi menjenguknya. Melihat gips putih pada kakinya, saya menggerutu, “Mengapa kamu menolak menjadi manajer? Manajer tidak akan pernah harus melakukan sesuatu yang berbahaya seperti ini. Lihat kamu sekarang, luka yang begitu serius. Mengapa kamu tidak mau mendengar kami sebelumnya?”

Dengan tampang yang serius pada wajahnya, ia membela keputusannya. “Pikirkan kakak ipar — ia baru saja jadi direktur, dan saya hampir tidak berpendidikan. Jika saya menjadi manajer seperti itu, berita seperti apa yang akan dikirimkan?”

Mata suamiku dipenuhi air mata, dan kemudian keluar kata-kataku yang sepatah-sepatah: “Tapi kamu kurang pendidikan juga karena aku!”

“Mengapa membicarakan masa lalu?” Adikku menggenggam tanganku. Tahun itu, ia berusia 26 dan aku 29.

Adikku kemudian berusia 30 ketika ia menikahi seorang gadis petani dari dusun itu. Dalam acara pernikahannya, pembawa acara perayaan itu bertanya kepadanya, “Siapa yang paling kamu hormati dan kasihi?”

Tanpa bahkan berpikir ia menjawab, “Kakakku.”

Ia melanjutkan dengan menceritakan kembali sebuah kisah yang bahkan tidak dapat kuingat.

“Ketika saya pergi sekolah SD, ia berada pada dusun yang berbeda. Setiap hari kakakku dan saya berjalan selama dua jam untuk pergi ke sekolah dan pulang ke rumah. Suatu hari, saya kehilangan satu dari sarung tanganku. Kakakku memberikan satu dari kepunyaannya. Ia hanya memakai satu saja dan berjalan sejauh itu. Ketika kami tiba di rumah, tangannya begitu gemetaran karena cuaca yang begitu dingin sampai ia tidak dapat memegang sumpitnya. Sejak hari itu, saya bersumpah, selama saya masih hidup, saya akan menjaga kakakku dan baik kepadanya.”

Tepuk tangan membanjiri ruangan itu. Semua tamu memalingkan perhatiannya kepadaku. Kata-kata begitu susah kuucapkan keluar bibirku, “Dalam hidupku, orang yang paling aku berterima kasih adalah adikku.”

Dan dalam kesempatan yang paling berbahagia ini, di depan kerumunan perayaan ini, air mata bercucuran turun dari wajahku seperti sungai.

Diterjemahkan dari: “I cried for my brother six times.”
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Yosuke
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting: 1423
Lokasi: Hall of Sanctuary This Member is granted to use Purify skill
Registration date: 14.10.08

Foto di profile & deskripsi diri
Gw itu cowok yg:
Cowo ideal yg gw cari/suka:

PostSubyek: Re: Aku Menangis untuk Adikku 6 Kali   Wed Aug 05, 2009 4:30 pm

pindah ke inspirasi aja ya....lebih cocok disana...
_________________
Paladin adalah ksatria yang percaya kepada sebuah takdir dan belas kasihan, menghormati dan melindungi adalah misi utama mereka.
Mereka percaya akan Tuhan yang akan selalu menolong mereka untuk menyelamatkan manusia..
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Kim Liong
Moderator Heboh, Gath & Jawa
Moderator Heboh, Gath & Jawa


Jumlah posting: 6683
Umur: 21
Lokasi: In my mansion that is full with red roses
Zodiac Sign: Taurus
Chinese Zodiac: Naga
Registration date: 10.01.09

Foto di profile & deskripsi diri
Gw itu cowok yg:
Cowo ideal yg gw cari/suka:

PostSubyek: Re: Aku Menangis untuk Adikku 6 Kali   Wed Aug 05, 2009 8:26 pm

good!!!!!!! sip

very inspired crockraks^^

great!!!!

_________________
My mind sets no where and just think about you...
I wanna talk a lot with you... But our talks are due...
I miss you every moment...
Wherever i maybe, my lips are trembling and calling your name...
I cannot see you in front of me and i am going through this pain alone...

Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Terry Sie
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting: 6936
Umur: 18
Lokasi: Prime Minister Office / Highest Spiritual Leader Palace
Zodiac Sign: Capricorn
Chinese Zodiac: Kuda
Registration date: 11.10.08

Foto di profile & deskripsi diri
Gw itu cowok yg:
Cowo ideal yg gw cari/suka:

PostSubyek: Re: Aku Menangis untuk Adikku 6 Kali   Thu Aug 06, 2009 9:09 am

HUAH...
Gw ampe berkaca kaca...


puppy eyes Terry puppy eyes
_________________

Our web:
1. http://www.gayindoforum.com
2. http://gayindoforum.tk
3. http://gayindoforum.co.cc
4. http://www.gayindo.forumotion.net
5. http://gayindo.forumotion.com

Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
k a z e
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting: 2177
Lokasi: Surabaya
Registration date: 12.10.08

Foto di profile & deskripsi diri
Gw itu cowok yg:
Cowo ideal yg gw cari/suka:

PostSubyek: Re: Aku Menangis untuk Adikku 6 Kali   Wed Aug 12, 2009 9:42 pm

So sweeeeeeeeeeeet..
nangislari
_________________


Only Human
~ K ~

In a place worn down by sadness,
something called a miracle is waiting..
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
y-holic
Moderator Kesehatan & Jabodetabek
Moderator Kesehatan & Jabodetabek


Jumlah posting: 6558
Umur: 20
Lokasi: JaKseL
Zodiac Sign: Sagittarius
Chinese Zodiac: Ular
Registration date: 22.11.08

Foto di profile & deskripsi diri
Gw itu cowok yg:
Cowo ideal yg gw cari/suka:

PostSubyek: Re: Aku Menangis untuk Adikku 6 Kali   Sat Sep 05, 2009 2:28 pm

huaaaa
jd mellow niih.........
huhuhuuu
help nangislari
gag bs d ungkapkan dgn kata2..
_________________

....I will make your heart cold again like before...
"Tsugi no mai...HAKUREN!!!"

Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
gatotkaca
Mega Star
Mega Star


Jumlah posting: 566
Lokasi: Jakarta
Zodiac Sign: Capricorn
Registration date: 12.10.08

PostSubyek: Re: Aku Menangis untuk Adikku 6 Kali   Fri Oct 30, 2009 1:18 am

I wish I can do that too for my sis....
.... suram
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
athalvard
Virgin
Virgin


Jumlah posting: 23
Umur: 20
Lokasi: Jakarta,Petukangan Selatan
Zodiac Sign: Gemini
Chinese Zodiac: Ular
Registration date: 29.10.09

PostSubyek: Re: Aku Menangis untuk Adikku 6 Kali   Fri Oct 30, 2009 3:07 am

So Sweet...Apa Gw Bisa Kuat Seperti Seorang adik Seperti Cerita Diatas..??
Ataukah Gw Bisa Jd Kakak Seperti Cerita Diatas..??

Thanks

nangislari nangis
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
 

Aku Menangis untuk Adikku 6 Kali

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions of this forum: Anda tidak dapat menjawab topik
GIF :: Our CITY :: Pojok Inspirasi - Inspirational Corner -
Kirim topik baru    Kirim balasan

Adv: Mau punya Facebook tapi yg bayar kmu? Daftarkan diri kmu, klik di tulisan ini untuk info lebih lanjut.

Powered by Forumotion - Gay Indo Forum / GIF - Forum Gay Indonesia - sejak 08 Oktober 2008 - 2009
In this life, so many people…
Why do… still feeling, so alone.
In this world, so many people there.
Why am, sitting alone.
Walking past, go so many people.
How I wish, that I am, having a love.

Looking out, at all these people.
Do they all, feel just the same?
Feeling to like the same gender.
Do I dare go round?
To face this fact.

Future is random like the rain.
Color of life, so fresh and new.
Blood flows so deep.
Flesh so mortal.
But mind, don’t be full of pain.
Find ur friend and love!

Gay Indo Forum --- Forum Gay Indonesia
Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua. :: Jakarta - Tangerang - Bogor - Medan - Padang - Bukittinggi - Pekanbaru - Batam - Palembang - Bandar Lampung - Bengkulu - Bandung - Cirebon - Cianjur - Cipanas - Tasikmalaya - Semarang - Salatiga - Pekalongan - Banyumas - Tegal - Purworejo - Yogyakarta - Purwokerto - Cilacap - Kebumen - Klaten - Boyolali - Solo - Surabaya - Gresik - Sidoarjo - Mojokerto - Jombang - Ponorogo - Kediri - Malang - Pasuruan - Pandaan - Madiun - Jember - Banjarmasin - Samarinda - Tenggarong - Balikpapan - Pontianak - Denpasar - Kuta - Singaraja - Makasar - Palu - Manado - Ambon - Jayapura - Sorong. :: Open chatting via this free board: Gay Indo Forum can be fun and certainly a rewarding experience for gays of all ages, especially for who wants to find Indonesian gays for friendship or great family, event to find a date, match or boys love, online dating, etc. Dating may not be a very serious matter to some, but many find it interesting, exciting and important. For the first, it is better if you do not give your real name, address, cell phone number and other your real identity, but it is still ok to give your real picture / photo. Playing online with the strange man can be fun but you need to maintain your safety while doing it, it is simply a combination of using common sense and exercising good judgment. Online safety rules are the same as the real world safety rules. Play it safe. Get to know the gay who could turn out to be Prince Charming before you give out any information that could make it possible for him or others to trace you. Do not tell a stranger exactly where you stay and work. It is safe to tell him what city you live in but you should wait to be any more specific than that until you have been chatting and exchanging private messages for a long time enough. So, you can be more sure how he is. Use most opened online chatting and private messages provided by this Gay Indo Forum service you belong to. Do not give out your isp email address or you can give out an email address that is a free one such as Hotmail, Google or Yahoo. Your isp address is traceable for anyone who wants to go to the trouble to you. When the time comes for you to have your first face-to-face, make that first meeting in a public place and during day light hours. Remember…you are in control so do not let anyone pressure you into revealing more personal information than you are comfortable with revealing. Be careful of online c-heating, internet infidelity and online affairs. Never ever end up your first date in bed. This will end up in one night stand. Try to keep your date curious about you as long as you can. Being gay man you should know the characteristic of man. Every man has one thing in mind & once he gets you, will be less interest for him. Save this asset until you guys are really into each other. And always play safesex only. This free forum service can be a place for gay matchmaking / matchfinder, just click the profile of the members you want to know, and fill the form of your own profile. Enjoy Gay Indo Forum, a place to chat, find and meet your new friends, great family, share gay life tips, find your love and full fill your expectations. Make your day complete with us and win back a love one, and more … Let the past be the past and live in the now with great expectations dating of your future. It is imperative that you begin to open yourself up to new possibilities and outcomes. Gay Indo Forum – Forum Gay Indonesia, beside for looking a gay match / gay matchfinder in Indonesia, our free forum service can be a place to chat and create friendship only too, talk about hobby, gadget lover, health, share inspirational story and gay life experience, health, counseling, etc. Chinese, Indonesian, Arabian, all here become friend and match finder. :: Jakarta Binus Bogor Tangerang Medan Padang Pekanbaru Bukittinggi Batam Palembang Bengkulu Bandar Lampung Bandung Cianjur Cirebon Cipanas Tasikmalaya Semarang Salatiga Pekalongan Banyumas Purworejo Tegal Chat Yogyakarta Purwokerto Kebumen Cilacap Boyolali Klaten Solo Surabaya Widya Mandala Ubaya Petra Sidoarjo Gresik Mojokerto Ponorogo Jombang Kediri Malang Pasuruan Madiun Jember Banjarmasin Tenggarong Samarinda Balikpapan Pontianak Kuta Denpasar Singaraja Makassar Manado Palu Jayapura Ambon Sorong. :: - PLU, binan, homoseks, biseks, cowok undercover - :: Gay Indo Forum/ GIF - Forum Gay Indonesia: free forum buat kmu cari teman gay Indonesia, sahabat & pacar, chatting, berbagi photo pics & videos keren, diary, ngobrol2 hobby, gadget lover, berbagi tips, great expectation dating, great friendship, boys love ...