photographer_gay
Counselor Rubrik Konsultasi

Jumlah posting: 341
Umur: 45
Lokasi: Surabaya Timur
Zodiac Sign: Aries
Chinese Zodiac: Naga
Registration date: 24.10.08
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
Subyek: THE SHADOW OF LIFE Sun Apr 26, 2009 1:07 pm |
|
|
Surabaya, 22 January 2009
Setelah aku mengetahui bahwa kehidupan cintaku sebagai seorang PLU bersama semua pria istimewa ( 3 orang ) yang pernah hidup bersama aku tidak pernah terwujud, akhirnya akupun menyadari ( lebih tepatnya menyerah ) bahwa tidak semuanya sesuatu yang dulu aku bayangkan indah adalah benar benar indah pada saat aku mengalaminya, jadi mau tidak mau aku harus menerima dan sekaligus bisa menikmati kenyataan hidup aku apa adanya.
Jika aku harus menerima kenyataan hidupku sebagai seorang PLU tanpa cinta, buat aku mungkin tidak terlalu bermasalah, secara memang tidak ada seorangpun dalam hidup ini yang bisa menentukan secara mutlak ingin menjadi seperti apa kehidupannya, secara juga aku masih percaya adanya Tuhan yang paling berhak atas kehidupan aku, tapi jika aku juga harus dapat menikmati suasana hidup yang tidak sesuai dengan yang aku harapkan, kayaknya tidak terlalu mudah buat aku untuk menjalaninya.
Dulu aku pernah beranggapan bahwa kehidupan cinta aku sebagai seorang PLU akan dapat terwujud jika aku berhasil mempunyai kehidupan ekonomi yang mapan, secara dulu waktu aku masih berumur 20 an, aku sering melihat banyak sekali kehidupan PLU yang “borgue” berhasil mempunyai pasangan yang keren, bahkan aku sendiri juga pernah merasakan pengalaman “dilecehkan” secara ekonomi oleh beberapa pria yang aku harapkan bisa menjadi “pasangan” aku, tapi kenyataannya setelah aku berhasil ( menurut penilaian aku ) meraih kehidupan ekonomi yang lebih baik, aku masih tetap tidak bisa mendapatkan kehidupan cinta seperti yang aku harapkan.
Kegagalanku untuk hidup bersama dengan pria istimewaku yang ke 3 sebagai “couple” membuat aku susah untuk menikmati hidup aku selanjutnya, dan sepertinya aku susah membuat hidup aku “fun” lagi, termasuk juga dalam kehidupan sex aku, secara kalau aku tidak salah ingat, sudah 5 bulan terakhir ini aku tidak melakukan aktifitas sexual, tepatnya sejak pria istimewaku yang ke 3 memohon kepadaku untuk menjalani relationship bersama aku seperti orang tua dengan anak, bukan seperti PLU dengan BF nya.
Aku coba menyibukkan diri dengan kegiatan pekerjaan aku sebagai seorang entertaineur “banci panggung”, tapi kelihatannya tidak cukup banyak membantu, malahan sepertinya aku merasa jauh lebih depresi dari sebelumnya, karena aku harus menghibur orang lain tapi tidak ada seorangpun yang mau atau berusaha menghibur aku.
Aku juga pernah mencoba have fun dengan kehidupan sex aku bersama “kucria” tapi ….. sama sekali tidak fun seperti dulu lagi, pernah juga aku mencoba mewujudkan keinginanku lagi untuk memulai dari nol dengan mencari pria istimewa lainnya, tapi sepertinya juga aku sudah terlalu lelah untuk memulai petualangan “cintaku” sebagai seorang PLU, akhirnya aku lebih banyak berdiam di rumah dan jarang hang out lagi bersama temen PLU lainnya.
Suatu hari aku mendapat telpon dari seorang teman PLU aku yang married dengan perempuan dan dikaruniai 2 orang anak, dia mengatakan bahwa some time dia pernah mengalami perasaan yang sedang aku rasakan, secara meskipun dia sudah married tapi dia masih tetap PLU yang masih tertarik untuk having sex dengan pria juga, dan kadang perasaan kecewa dengan kehidupan yang harus dijalaninya sekali kali muncul juga, tapi dia mencoba melihat hehidupan yang harus dijalaninya dari sudut pandang yang berbeda, yaitu dia dibutuhkan sebagai kepala keluarga yang harus menafkahi istri dan kedua anaknya, jadi meskipun dia tidak mendapatkan “view” kehidupan PLU seperti yang diinginkannya, tapi ada “view” kehidupan lain yang merupakan bayangan dari kehidupannya sebagai seorang PLU, yaitu kehidupan yang DIBUTUHKAN orang lain.
Meskipun aku tidak bisa menjadikan pria istimewaku yang ke 3 untuk menjadi BF aku, setidak tidaknya aku masih bisa menikmati kebersamaan aku dengan dia sebagai seseorang yang dibutuhkan, dan bukankah kehidupan seseorang yang dibutuhkan oleh orang lain itu sebenarnya jauh lebih menarik daripada kehidupan seseorang yang tidak dibutuhkan? Meskipun sekarang aku tidak mempunyai target untuk mendapatkan kehidupan cinta yang aku inginkan sebagai seorang PLU, tapi setidak tidaknya aku masih mempunyai target lain untuk bisa dicintai oleh pria istimewaku yang ke 3 meskipun dalam bentuk lain.
Sepertinya yang menghalangi aku sehingga aku tidak bisa melihat “view” lain dari kehidupan aku saat ini adalah karena aku masih terfokus dengan keindahan akan kehidupan cinta yang aku impikan sebagai seorang PLU, apalagi aku merasa bahwa usahaku untuk merubah kehidupan ekonomiku seperti sekarang ini juga tidaklah mudah ( next time aku cerita tentang perjalanan karierku ), jadi akhirnya aku merasa kecewa kok sepertinya keindahan “view” yang aku lihat saat ini tidak sesuai dengan usaha jerih payahku selama ini.
Pengalaman hidup aku memberikan pelajaran, jika langit dan awan sudah tidak kelihatan indah lagi pada saat kita melihatnya dari atas, cobalah kita melihat pemandangan yang ada di bawah kita, karena kita masih mempunyai OTHER VIEW FROM THE TOP yang bisa kita nikmati, meskipun kita mendapat kenyataan bahwa dari atas sana ternyata langit dan awan tidaklah seindah kita lihat dari bawah, dan menurut pendapat aku OTHER VIEW FROM THE TOP adalah THE SHADOW OF MY LIFE yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan aku saat ini.
Aku harus bisa melihat OTHER VIEW FROM THE TOP meskipun aku tahu hal itu tidak mudah, secara yang namanya praktek itu selalu lebih sulit daripada teori, tapi aku tidak boleh menyerah, sebab salah satu tujuan dari kehidupan adalah PEMBELAJARAN …… ciayou ….ciayou …..ciayou!
_________________ Klik di sini untuk baca blognya Mami PG

Let's Share Our Life's Moment Together Facebook Address: mamipg@gmail.com
|
|