photographer_gay
Counselor Rubrik Konsultasi

Jumlah posting: 341
Umur: 45
Lokasi: Surabaya Timur
Zodiac Sign: Aries
Chinese Zodiac: Naga
Registration date: 24.10.08
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
Subyek: PRO & KONTRA PLU Sun Apr 26, 2009 12:58 pm |
|
|
Surabaya, 10 November 2008
Aku sadar sepenuhnya, sebagai seorang entertaineurs, aku gak mungkin bisa memuaskan semua orang yang menonton show aku, secara semua orang pasti punya keinginan dan taste joke masing masing, jadi wajar aja kalau ada penonton acara Mama Bella Show yang pro dan kontra, apalagi keberadaan seorang entertaineurs “banci panggung” emang imagenya juga rada rada negatif gitow deh.
Sadar dengan adanya penonton yang pro dan kontra, aku selalu membagi proporsi timing show dan performance aku sebisa mungkin supaya bisa dinikmati semua penonton, tapi nyatanya toh tetap aja aku gak bisa mencegah terjadinya “kesinisan” penonton yang berinteraksi dengan aku pada saat show berlangsung.
Seperti biasanya pada saat aku berinteraksi dengan penonton, aku berusaha mencari penonton yang emang pada umumnya tamu undangan dari pihak penyelenggara pesta yang mengundang aku sebagai entertainment starnya.
Waktu itu aku coba basa basi tanya ke tamu tersebut siapa namanya, tapi jawabannya udah ketus banget, katana ………tidak ada nama, ngapain juga tanya tanya …… wuiiiik kok judes banget sih, sahutku, lagi BT ya ……… maksudna “berahi tinggi” nih ye ……. yang tentu aja disambut ketawa spontanitas dari tamu laina …… trus dijawab lagi ama tamu tersebut dengan lebih ketus dan keras lagi katana ………. iya, aku emang neg lihat muka kamu yang njijiki, karena aku alergi ama yang namanya banci ……. gitow katana sambil bangkit dari tempat duduknya dan ngeloyor pergi gak tahu kemana.
Buat aku sih …….. enjoy aja nanggapin komentar gituan, karena buat seorang single commedian seperti aku, komentar tersebut adalah sebuah kesempatan / umpan balik untuk ngejoke yang lebih heboh lagi, tapi aku kan gak tahu hubungan tamu tersebut ama pihak penyelenggara yang ngadain pesta itu sejauh mana, khawatirnya dia itu pihak keluarga, ato ada hubungan bisnis yang cukup penting dengan pihak penyelenggara, kan urusannya jadi panjang kalo sampe dia bener bener gak enak hati, jadi aku gak terusin ngerjain dia dan cari “mangsa joke” tamu laina.
Well buat saya, pelajaran hidup yang bisa aku ambil dari kejadian ini adalah setiap pekerjaan itu ada resikonya, meskipun kelihatannya profesi yang aku jalani kelihatannya cukup santai yaitu membuat ketawa orang, walaupun realitanya membuat orang tertawa itu gak gampang, sebab dalam sebuah ketawa itu mesti ada “korban” yang harus mau dijadikan sebagai obyek / bahan tertawaan, dan biasanya seorang commedian lebih memilih untuk mengorbankan harga dirinya sendiri untuk bahan tertawaan, atau partner joke lainnya, tapi berhubung jenis joker yang aku perankan harus berinteraktif dengan tamu lainnya, yang secara notabene aku gak tahu mood nya pengunjung tersebut sampai dimana, ya mau gak mau aku mesti bisa menerima PRO & KONTRA pengunjung yang menonton acara show aku …………jadi, ya dterima aja deh!
Gimana kalo elo mendapat masalah yang sama seperti aku, di saat elo mau bikin happy orang lain, tapi orang tersebut malah bilang kalo dia alergi ama elo, karena elo ...........PLU?
_________________ Klik di sini untuk baca blognya Mami PG

Let's Share Our Life's Moment Together Facebook Address: mamipg@gmail.com
|
|