photographer_gay
Counselor Rubrik Konsultasi

Jumlah posting: 341
Umur: 45
Lokasi: Surabaya Timur
Zodiac Sign: Aries
Chinese Zodiac: Naga
Registration date: 24.10.08
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
Subyek: PERUTKU DIROBEK DOKTER Mon Apr 27, 2009 3:07 pm |
|
|
Surabaya, 28 February 2009
Awalnya, pada saat aku masuk Rumah Sakit Adi Husada Undaan pada hari Selasa, tgl 24 February 2009, aku sama sekali tidak terpikir bahwa aku harus di operasi, secara aku pikir sakitnya kan cuma pusing kepala aja setelah kepleset dari tangga, jadi ya paling banter ya cuma di CT Scan aja untuk ngelihat kali kali aja ada penyumbatan di otak kepala setelah jatuh.
Setelah aku diperiksa, kenyataannya malah pusing kepala aku ada kemungkinan disebabkan oleh organ tubuh aku lainnya yang terkena infeksi, secara hasil pemeriksaan darah menunjukkan satetement seperti itu.
Akhirnya aku memberikan informasi ke dokter yang memeriksa aku bahwa sekitar 3 bulan yang lalu aku didiagnosis kena appendix alias usus buntu tapi aku tidak sempat di operasi karena alasan sibuk, jadi aku memilih untuk diobati saja …….Silahkan Klik di sini untuk baca kisahku tentang "Usus Buntu"
Dokter memberikan instruksi agar aku di USG untuk memastikan apakah memang benar usus buntu aku bermasalah lagi ……. duh kayak ibu ibu hamil aja batinku, ya emang begitulah akhirnya perut akupun di USG persis layaknya ibu hamil yang memeriksakan kandungannya, dan hasilnya memang mengarah ke usus buntu.
Untuk memastikannya, aku disuruh test appendixogram, caranya aku disuruh minum cairan barium ( seperti kapur ) setelah itu usus aku diphoto dengan cara penyinaran / radiasi yang hasilnya kelihatan banget kalau usus buntu aku bengkak, jadi aku harus dioperasi pada hari Rabu, tgl 25 February 2009, jam 12 siang.
Sebelum PERUTKU DIROBEK DOKTER, bulu rambut yang ada di perut aku dicukur habis, dan isi perut aku dikuras dengan cara ……..anusku di masukin selang trus disemprotkan cairan ke dalamnya ….., trus cara itu diulangi lagi, tapi yang kedua ini selangnya dimasukkan lebih dalam lagi, dan kata my adopted son yang mendampingi aku, katanya panjangnya selang yang masuk sekitar 60 cm, dan diulangi lagi dengan cara yang sama untuk ketiga kalinya ….. ya ampun, mau dioperasi aja kok aku mesti disodomi dulu pake selang, aww…..beginikah rasanya di sodomi? Gelinak, alias geli geli enak euy ……!
Setelah aku siap untuk di operasi, aku disuntik di bagian punggung aku untuk keperluan pembiusan, dan setelah itu aku tidak ingat apa apa lagi.
Aku tidak tahu secara pasti berapa lama aku tertidur, dan ketika aku sadar, kupikir aku sudah ada di kamar dan proses operasi sudah selesai, tapi ternyata ……… pada saat aku tersadar, aku masih ada di ruang operasi, aku melihat lampu operasi yang menyilaukan, dan suara dokter dan pendamping lainnya yang masih sibuk berurusan dengan proses operasi usus buntu aku …….busyet, aku terkejut sekali dan sekaligus takut, kok aku bisa sadar terlalu dini sih, gitu kataku dalam hati …… saking takutnya aku pejamkan mata aku dan berusaha tidur lagi.
Pada saat aku terbangun lagi, proses operasi itu sudah selesai, dan aku sudah berada di ruang yang namanya ICU / Pemulihan, dan akupun disuruh berusaha untuk menggerakkan kedua kakiku, dan ternyata pembiusan yang dilakukan selama aku di operasi hanya dilakukan separoh badan alias tidak dibius total, itulah sebabnya aku bisa tersadar meskipun operasi belum selesai ………. busyet, tapi kejadian sadar pada saat operasi berlangsung itu cukup membuat aku ketakutan pisan euy!
Sehari setelah di operasi yaitu hari Kamis, tgl 26 February 2009, aku dituntut oleh dokter yang membedah aku untuk …….kentut, sebab katanya kalau aku bisa kentut hari itu maka aku baru boleh minum dan kemungkinan bisa pulang hari Jumat, tgl 27 February 2009, tapi yang namanya kentut itu tidak kunjung datang juga sampai akhirnya sekitar jam 18:00 sang kentutpun datang juga …….. alhamdulillah!
Sebelum aku pulang, aku diberitahu sama dokter untuk mencoba be-ol di rumah, tapi sampai hari ini aku masih belum bisa be-ol secara setiap kali mau keluar tapi masuk lagi karena luka perut bekas operasi aku sangat nyeri sekali.
Terus terang pengalaman hidup aku kali ini sempat membuat aku ngeri, aku gak tahu kenapa, tapi yang jelas pada saat aku di dorong melewati lorong ruang menuju kamar operasi aku sempat mikir bisa selamat gak ya operasinya, meskipun semua orang bilang operasinya kecil tapi yang namanya mal praktek kan bisa saja terjadi, tapi akhirnya aku cuma bisa pasrah sama Tuhan ……..ya iyalah, mau gimana lagi, tapi yang jelas aku mesti harus siap lahir dan batin untuk menghadap Sang Pencipta, karena yang namanya maut bisa datang kapan, dimana dan dengan cara apa saja.
Yang tidak kalah pentingnya, hari ini aku baru nyadar kalo yang namanya kentut & be-ol, hal yang biasanya aku anggap sepele, ternyata perlu disyukuri juga, secara jika sekarang ini aku berada dalam keadaan tidak bisa kentut & be-ol maka hari ini akupun harus berdoa memohon kepada Tuhan agar diberi kentut & be-ol, jadi kesimpulannya aku harus bisa menikmati apa saja yang terjadi dalam kehidupan aku meskipun hal itu adalah hal yang sepele.
Segitu dulu kisah PERUTKU DIROBEK DOKTER, dan jangan lupa …….doain supaya bisa cepet be-ol ya ……….!
_________________ Klik di sini untuk baca blognya Mami PG

Let's Share Our Life's Moment Together Facebook Address: mamipg@gmail.com
|
|