|
|
|
|
| Pengirim |
Message |
oscar_wilde
Mega Star


Jumlah posting: 506
Umur: 21
Lokasi: Semarang, Jakarta
Zodiac Sign: Leo
Chinese Zodiac: Naga
Registration date: 15.01.09
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
Subyek: David dan Yonatan Sun Feb 15, 2009 7:32 pm |
|
|
SATU
David namanya diambil dari Kitab Perjanjian Lama. Yonatan juga, dari Kitab Perjanjian Lama. Tetapi ini bukan David anak Isai di Kitab Perjanjian Lama. Ini juga bukan Yonatan anak Saul di Kitab Perjanjian Lama. David laki-laki. Yonatan juga, laki-laki. David suka Yonatan. Yonatan suka David. Sama. Bedanya David suka warna putih. Yonatan suka warna hitam. David suka susu, Yonatan suka kopi. David suka bermain musik, Yonatan suka menari. Tetapi mereka sama-sama suka susu-coklat hangat.
David mengenal Yonatan ketika mereka sama-sama duduk di awal bangku SMU. Ketika itu mereka sama-sama mendapat tugas menyebalkan selama Opspek dari para senior. Tugas yang diberikan: menangkap katak di sawah. Padahal mereka itu punya fobi yang sama: katak. Tetapi apa boleh buat, demi tugas, mereka jalankan juga. Namun barangkali inilah yang disebut orang: Blessing in disguise. Gara-gara nangkap katak bareng, mereka jadi lebih akrab dan sempat belepotan lumpur bersama. Mandi untuk menghilangkan lumpur, di pancuran di kali dekat sawah bersama. Semua bersama.
Namun itu semua terjadi enam tahun yang lalu. Kini mereka sama-sama duduk di bangku kuliah. David mengambil jurusan antropologi, Yonatan di fakultas kedokteran. Kendati berbeda fakultas dan jurusan, mereka seperti tidak terpisahkan. Merantau jauh dari rumah, sama-sama ke Yogyakarta dan mengontrak rumah untuk ditempati bersama.
"Vid, nanti aku ngga ke kampus. Badanku ngga enak banget hari ini," kata Yonatan. "Kenapa, Nat? Demam?" tanya David. "Mungkin." "Pasti karena kehujanan kemarin kan?" Yonatan mengangkat bahu. "Ya sudah. Tinggal di rumah saja. Nanti aku kasih tahu Maria kalau kamu tidak bisa datang kuliah," kata David kemudian. Maria adalah teman satu kelompok praktikum Yonatan. Juga teman dekat mereka. Mungkin Maria satu-satunya teman cewek yang dapat memahami hubungan asmara antara David dan Yonatan.
"Istirahat saja. Nanti kalau mau makan siang, makan aja dulu. Ngga usah nunggu aku pulang. Aku sudah siapkan capcay di meja makan," kata David. Yonatan mengangguk. Ia memang beruntung punya kekasih seperti David. Selain perhatian, juga pandai memasak.
Sebelum berangkat ke kampus, David meninggalkan kecupan hangat di dahi Yonatan. Hangat. Bukan ciumannya, melainkan dahi Yonatan. Kekasihnya itu benar-benar demam.
Pukul 16.47.
David keluar dari gerbang kampus. Ia melemparkan pandangan ke atas. Langit Yogya tidak terlalu cerah. Awan tebal berarak berlomba menghalangi sinar keemasan matahari senja. Sementara angin bertiup cukup kencang. Cuaca memang sedang tidak bersahabat. Tidak mengherankan dalam situasi seperti ini kalau banyak orang jatuh sakit. Begitu terlintas tentang sakit, ingatan David kembali melayang kepada Yonatan. Maka langkah kakinya dipercepat agar segera tiba di rumah.
Pintu depan rumah terbuka lebar. Padahal ia ingat dengan pasti, sebelum berangkat telah menutupnya. Sebuah pertanyaan muncul di benaknya, "Ada apa dengan Yonatan?"
"NAT!" seru David begitu tiba di ambang pintu. Ia bergegas menuju ke kamar.
Orang yang dicari tidak ada. Ia menengok ruang makan. Yonatan juga tiada. Langkah kakinya menuju ke kamar mandi. Hasilnya sama: NIHIL.
"Ke mana sih ni anak?" tanya David dalam hati.
Pada saat itu dia mendengar suara benda jatuh di halaman belakang. Tanpa berpikir panjang dia berlari ke sumber suara.
Begitu tiba di halaman belakang, gerakan David terhenti. Di depan matanya tampak Yonatan tertelungkup. Tangan kanannya memegang seikat bunga yang masih segar, yang dipotongnya sendiri. Memang halaman belakang rumah mereka ditanami dengan bunga hias.
"Kenapa kau ini, Nat?!" seru David sambil menghambur, mencoba mengangkat tubuh kekasihnya.
Ditepuk-tepuknya wajah Yonatan yang pucat. Melihat Yonatan tidak juga membuka mata, maka David menggendongnya masuk ke dalam rumah.
Pukul 19.47
Yonatan membuka matanya. "Unghh..." rintihnya. "Ssh... tenanglah, Nat. Kau sudah siuman rupanya," kata David sambil mengelus-elus dahi Yonatan. "K... kau sudah pulang, Vid?" "Iya." "Jam berapa sekarang?" "Hampir jam delapan." "Oh..." Yonatan menghela nafas berat. "Kenapa kau tidak istirahat saja, Nat? Kalau kau sakit, jangan kerja terlalu berat. Tak usah menyapu dan mengepel lantai segala. Biar aku yang kerjakan sepulang kuliah." Yonatan tidak menjawab. "Bunga yang kaupotong... Aku tahu. Kau ingin memasangnya di vas sebagai penghias ruang makan, bukan?" Pertanyaan David dijawab dengan anggukan lemah oleh Yonatan.
Terdengar bunyi bel memutus pembicaraan mereka.
"Kurasa dokter datang," kata David. "Biar aku buka pintu dulu!" Sekitar setengah jam dokter memeriksa kondisi kesehatan Yonatan. Kemudian ia menuliskan resep yang harus ditebus. "Demam biasa. Tidak perlu terlalu dicemaskan. Obat ini untuk tiga hari. Kalau belum ada perubahan, segera hubungi saya," kata dokter sambil menyerahkan resep kepada David.
"Kurasa dokter datang," kata David. "Biar aku buka pintu dulu!"
Sekitar setengah jam dokter memeriksa kondisi kesehatan Yonatan. Kemudian ia menuliskan resep yang harus ditebus. "Demam biasa. Tidak perlu terlalu dicemaskan. Tetapi tekanan darahnya memang terlalu rendah. Obat ini untuk tiga hari. Kalau belum ada perubahan, segera hubungi saya," kata dokter sambil menyerahkan resep kepada David.
"Terima kasih, Dok!" sahut David, mewakili Yonatan.
Dokter menganggukkan kepala. Rambutnya yang sebagian sudah memutih berkilau tertimpa cahaya lampu neon. Diantar oleh David, dia masuk ke dalam mobilnya. Tak berapa lama, terdengar bunyi mesin mobil yang kian lama kian menjauh.
Pukul 22.31
Ruangan terasa hening. Yonatan tidur meringkuk, dipeluk oleh David dalam posisi sendok. Mata Yonatan terpejam. Hanya tarikan-embusan nafasnya yang terasa di dada David. Begitu halus.
Di bawah temaram lampu, dari balik punggung, David mengamati wajah Yonatan. Wajah yang enam tahun lalu dikenalnya dan tak pernah membuat bosan. David hafal betul bagaimana bentuk dahi, hidung, pipi, bibir, dagu... dan semua yang membentuk wajah Yonatan. Kekasihnya ini secara frenologis memang memiliki tulang tengkorak yang cantik.
"Setiap hari kita bertemu. Dan engkau masih tetap saja menakjubkan bagiku," kata David dalam hati.
David sedikit mengendorkan pelukannya agar Yonatan dapat bernafas lebih lega. Kini ia merebahkan kepalanya. Harum aroma tengkuk Yonatan menyeruak memenuhi syaraf-syaraf penciumannya. Hal itu menyebabkan seluruh syaraf di badan David bergelenyar. Tak ayal bagian di sela-sela pahanya pun terpengaruh juga. Memanjang. Mengeras. Namun akal sehatnya masih bekerja: Yonatan sedang tidak enak badan. Maka malam ini David menyelesaikan rangsangan yang melanda dirinya dengan tangan sendiri. Ia tertelentang di samping Yonatan yang masih tidur meringkuk.
David menurunkan celana dalamnya. Ia dan Yonatan (jika sedang tidak sakit) biasa tidur hanya mengenakan celana dalam, atau bahkan telanjang sama sekali. Jari-jemari David dengan lembut namun bertenaga menggenggam kemaluannya. Menarik-menekan-memelintir-memutar-mengelus-mendorong.... Berulang-ulang gerakan untuk memuaskan diri itu dilakukannya di luar kepala. Nafasnya memburu, kadang-kadang pantatnya terangkat-angkat menahan nikmat. Bersamaan dengan itu ingatannya melayang ke masa kelas 6 SD ketika pertama kali ia melakukan masturbasi. Ada rasa nyaman, senang, gelisah, dan takut yang bercampur pada saat itu. Akan tetapi seiring perkembangan usia, ia tidak lagi gelisah maupun takut untuk memuaskan diri. Sama seperti yang dilakukannya sekarang ini.
Desahan lega yang panjang mengakhiri aktivitasnya. Tak ada sperma menyembur. Ia sengaja tidak mengeluarkan sperma dengan cara menekan bagian kerampang. Alangkah tidak enaknya jika spermanya membasahi tempat tidur, di mana Yonatan terbaring sakit. David menaikkan kembali celana dalamnya. Kemudian ia turun dari ranjang dan melangkah ke dapur. Haus mencengkeram kerongkongannya.
(To be continued)
Terakhir diubah oleh oscar_wilde tanggal Sun Mar 01, 2009 7:54 pm, total 7 kali diubah
|
|
|
|
srafime
Celebrity of Forum


Jumlah posting: 1098
Umur: 24
Lokasi: Jkt-b
Zodiac Sign: Scorpio
Chinese Zodiac: Kerbau
Registration date: 17.10.08
|
Subyek: Re: David dan Yonatan Sun Feb 15, 2009 9:26 pm |
|
|
Jadi apa yang mau di ceritakan???
_________________ Takan pernah kau tahu betapa hangat cinta memelukmu... Sebelum kau tahu betapa dinginnya menusuk hatimu...
|
|
|
|
.. albert ..
Moderator Cuci Mata


Jumlah posting: 6278
Umur: 19
Lokasi: ► S u r a b a y a Status : In a Relationship Rank : 1
Zodiac Sign: Virgo
Chinese Zodiac: Kuda
Registration date: 13.10.08
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
Subyek: Re: David dan Yonatan Sun Feb 15, 2009 10:47 pm |
|
|
Apaan Neh ?? =='
_________________
|
|
|
|
gatotkaca
Mega Star


Jumlah posting: 566
Lokasi: Jakarta
Zodiac Sign: Capricorn
Registration date: 12.10.08
|
Subyek: Re: David dan Yonatan Mon Feb 16, 2009 12:18 am |
|
|
....ooooh... baru satu ide...keluar ya... ndak apa2x... pelan-pelan asal kelakon eiy.. di tunggu terus ide kedua dan seterusnya...
|
|
|
|
oscar_wilde
Mega Star


Jumlah posting: 506
Umur: 21
Lokasi: Semarang, Jakarta
Zodiac Sign: Leo
Chinese Zodiac: Naga
Registration date: 15.01.09
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
Subyek: Re: David dan Yonatan Tue Feb 17, 2009 8:21 pm |
|
|
| .. albert .. wrote: | Apaan Neh ?? =='
 |
Kan baru prolog, Bang... sabar dong... hehhe
|
|
|
|
Art_Art
Cute & Handsome


Jumlah posting: 2531
Umur: 13
Lokasi: XXXXXXXXXX
Zodiac Sign: Leo
Chinese Zodiac: Tikus
Registration date: 28.10.08
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
Subyek: Re: David dan Yonatan Wed Feb 18, 2009 3:51 pm |
|
|
Lanjut...lanjut...lanjuuuut....ingin ku ke sana... lanjut...lanjuuuut... (diubah dari lagu LONDON) hahaha
_________________
|
|
|
|
gatotkaca
Mega Star


Jumlah posting: 566
Lokasi: Jakarta
Zodiac Sign: Capricorn
Registration date: 12.10.08
|
Subyek: Re: David dan Yonatan Wed Feb 18, 2009 6:56 pm |
|
|
.....hmmm pengen denger tuh kalo Art-art nyanyiin tuh lagu... bibirnya ikut monyong-monyong nggak ya..?... lanjut...lanjut...lanjuuuuuuuut... na..na..na..na..!
|
|
|
|
Shayne Chronos
Mega Star


Jumlah posting: 762
Umur: 21
Lokasi: UK
Zodiac Sign: Cancer
Chinese Zodiac: Naga
Registration date: 12.11.08
|
Subyek: Re: David dan Yonatan Wed Feb 18, 2009 11:36 pm |
|
|
another fiktif??? atau berdasarkan kejadian nyata?
_________________
 YM : chronos64Y@yahoo.com
|
|
|
|
oscar_wilde
Mega Star


Jumlah posting: 506
Umur: 21
Lokasi: Semarang, Jakarta
Zodiac Sign: Leo
Chinese Zodiac: Naga
Registration date: 15.01.09
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
Subyek: Re: David dan Yonatan Thu Feb 19, 2009 7:44 pm |
|
|
| Shayne Chronos wrote: | | another fiktif??? atau berdasarkan kejadian nyata? |
Just guess it!
|
|
|
|
.. albert ..
Moderator Cuci Mata


Jumlah posting: 6278
Umur: 19
Lokasi: ► S u r a b a y a Status : In a Relationship Rank : 1
Zodiac Sign: Virgo
Chinese Zodiac: Kuda
Registration date: 13.10.08
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
Subyek: Re: David dan Yonatan Thu Feb 19, 2009 8:31 pm |
|
|
| oscar_wilde wrote: | | Shayne Chronos wrote: | | another fiktif??? atau berdasarkan kejadian nyata? |
Just guess it! |
Fiktif ??
_________________
|
|
|
|
oscar_wilde
Mega Star


Jumlah posting: 506
Umur: 21
Lokasi: Semarang, Jakarta
Zodiac Sign: Leo
Chinese Zodiac: Naga
Registration date: 15.01.09
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
Subyek: Re: David dan Yonatan Thu Feb 19, 2009 9:22 pm |
|
|
lanjutan cerita ada di atas...
Terakhir diubah oleh oscar_wilde tanggal Thu Feb 19, 2009 9:46 pm, total 2 kali diubah
|
|
|
|
.. albert ..
Moderator Cuci Mata


Jumlah posting: 6278
Umur: 19
Lokasi: ► S u r a b a y a Status : In a Relationship Rank : 1
Zodiac Sign: Virgo
Chinese Zodiac: Kuda
Registration date: 13.10.08
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
Subyek: Re: David dan Yonatan Thu Feb 19, 2009 9:29 pm |
|
|
| oscar_wilde wrote: | | oscar_wilde wrote: | SATU
David namanya diambil dari Kitab Perjanjian Lama. Yonatan juga, dari Kitab Perjanjian Lama. Tetapi ini bukan David anak Isai di Kitab Perjanjian Lama. Ini juga bukan Yonatan anak Saul di Kitab Perjanjian Lama. David laki-laki. Yonatan juga, laki-laki. David suka Yonatan. Yonatan suka David. Sama. Bedanya David suka warna putih. Yonatan suka warna hitam. David suka susu, Yonatan suka kopi. David suka bermain musik, Yonatan suka menari. Tetapi mereka sama-sama suka susu-coklat hangat.
David mengenal Yonatan ketika mereka sama-sama duduk di awal bangku SMU. Ketika itu mereka sama-sama mendapat tugas menyebalkan selama Opspek dari para senior. Tugas yang diberikan: menangkap katak di sawah. Padahal mereka itu punya fobi yang sama: katak. Tetapi apa boleh buat, demi tugas, mereka jalankan juga. Namun barangkali inilah yang disebut orang: Blessing in disguise. Gara-gara nangkap katak bareng, mereka jadi lebih akrab dan sempat belepotan lumpur bersama. Mandi untuk menghilangkan lumpur, di pancuran di kali dekat sawah bersama. Semua bersama.
Namun itu semua terjadi enam tahun yang lalu. Kini mereka sama-sama duduk di bangku kuliah. David mengambil jurusan antropologi, Yonatan di fakultas kedokteran. Kendati berbeda fakultas dan jurusan, mereka seperti tidak terpisahkan. Merantau jauh dari rumah, sama-sama ke Yogyakarta dan mengontrak rumah untuk ditempati bersama.
"Vid, nanti aku ngga ke kampus. Badanku ngga enak banget hari ini," kata Yonatan. "Kenapa, Nat? Demam?" tanya David. "Mungkin." "Pasti karena kehujanan kemarin kan?" Yonatan mengangkat bahu. "Ya sudah. Tinggal di rumah saja. Nanti aku kasih tahu Maria kalau kamu tidak bisa datang kuliah," kata David kemudian. Maria adalah teman satu kelompok praktikum Yonatan. Juga teman dekat mereka. Mungkin Maria satu-satunya teman cewek yang dapat memahami hubungan asmara antara David dan Yonatan.
"Istirahat saja. Nanti kalau mau makan siang, makan aja dulu. Ngga usah nunggu aku pulang. Aku sudah siapkan capcay di meja makan," kata David. Yonatan mengangguk. Ia memang beruntung punya kekasih seperti David. Selain perhatian, juga pandai memasak.
Sebelum berangkat ke kampus, David meninggalkan kecupan hangat di dahi Yonatan. Hangat. Bukan ciumannya, melainkan dahi Yonatan. Kekasihnya itu benar-benar demam.
Pukul 16.47.
David keluar dari gerbang kampus. Ia melemparkan pandangan ke atas. Langit Yogya tidak terlalu cerah. Awan tebal berarak berlomba menghalangi sinar keemasan matahari senja. Sementara angin bertiup cukup kencang. Cuaca memang sedang tidak bersahabat. Tidak mengherankan dalam situasi seperti ini kalau banyak orang jatuh sakit. Begitu terlintas tentang sakit, ingatan David kembali melayang kepada Yonatan. Maka langkah kakinya dipercepat agar segera tiba di rumah.
Pintu depan rumah terbuka lebar. Padahal ia ingat dengan pasti, sebelum berangkat telah menutupnya. Sebuah pertanyaan muncul di benaknya, "Ada apa dengan Yonatan?"
"NAT!" seru David begitu tiba di ambang pintu. Ia bergegas menuju ke kamar.
Orang yang dicari tidak ada. Ia menengok ruang makan. Yonatan juga tiada. Langkah kakinya menuju ke kamar mandi. Hasilnya sama: NIHIL.
"Ke mana sih ni anak?" tanya David dalam hati.
Pada saat itu dia mendengar suara benda jatuh di halaman belakang. Tanpa berpikir panjang dia berlari ke sumber suara.
Begitu tiba di halaman belakang, gerakan David terhenti. Di depan matanya tampak Yonatan tertelungkup. Tangan kanannya memegang seikat bunga yang masih segar, yang dipotongnya sendiri. Memang halaman belakang rumah mereka ditanami dengan bunga hias.
"Kenapa kau ini, Nat?!" seru David sambil menghambur, mencoba mengangkat tubuh kekasihnya.
Ditepuk-tepuknya wajah Yonatan yang pucat. Melihat Yonatan tidak juga membuka mata, maka David menggendongnya masuk ke dalam rumah.
Pukul 19.47
Yonatan membuka matanya. "Unghh..." rintihnya. "Ssh... tenanglah, Nat. Kau sudah siuman rupanya," kata David sambil mengelus-elus dahi Yonatan. "K... kau sudah pulang, Vid?" "Iya." "Jam berapa sekarang?" "Hampir jam delapan." "Oh..." Yonatan menghela nafas berat. "Kenapa kau tidak istirahat saja, Nat? Kalau kau sakit, jangan kerja terlalu berat. Tak usah menyapu dan mengepel lantai segala. Biar aku yang kerjakan sepulang kuliah." Yonatan tidak menjawab. "Bunga yang kaupotong... Aku tahu. Kau ingin memasangnya di vas sebagai penghias ruang makan, bukan?" Pertanyaan David dijawab dengan anggukan lemah oleh Yonatan.
Terdengar bunyi bel memutus pembicaraan mereka.
"Kurasa dokter datang," kata David. "Biar aku buka pintu dulu!" Sekitar setengah jam dokter memeriksa kondisi kesehatan Yonatan. Kemudian ia menuliskan resep yang harus ditebus. "Demam biasa. Tidak perlu terlalu dicemaskan. Tetapi tekanan darahnya memang terlalu rendah. Obat ini untuk tiga hari. Kalau belum ada perubahan, segera hubungi saya," kata dokter sambil menyerahkan resep kepada David.
"Terima kasih, Dok!" sahut David, mewakili Yonatan.
Dokter menganggukkan kepala. Rambutnya yang sebagian sudah memutih berkilau tertimpa cahaya lampu neon. Diantar oleh David, dia masuk ke dalam mobilnya. Tak berapa lama, terdengar bunyi mesin mobil yang kian lama kian menjauh.
Pukul 22.31
Ruangan terasa hening. Yonatan tidur meringkuk, dipeluk oleh David dalam posisi sendok. Mata Yonatan terpejam. Hanya tarikan-embusan nafasnya yang terasa di dada David. Begitu halus.
Di bawah temaram lampu, dari balik punggung, David mengamati wajah Yonatan. Wajah yang enam tahun lalu dikenalnya dan tak pernah membuat bosan. David hafal betul bagaimana bentuk dahi, hidung, pipi, bibir, dagu... dan semua yang membentuk wajah Yonatan. Kekasihnya ini secara frenologis memang memiliki tulang tengkorak yang cantik.
"Setiap hari kita bertemu. Dan engkau masih tetap saja menakjubkan bagiku," kata David dalam hati.
David sedikit mengendorkan pelukannya agar Yonatan dapat bernafas lebih lega. Kini ia merebahkan kepalanya. Harum aroma tengkuk Yonatan menyeruak memenuhi syaraf-syaraf penciumannya. Hal itu menyebabkan seluruh syaraf di badan David bergelenyar. Tak ayal bagian di sela-sela pahanya pun terpengaruh juga. Memanjang. Mengeras. Namun akal sehatnya masih bekerja: Yonatan sedang tidak enak badan. Maka malam ini David menyelesaikan rangsangan yang melanda dirinya dengan tangan sendiri. Ia tertelentang di samping Yonatan yang masih tidur meringkuk.
David menurunkan celana dalamnya. Ia dan Yonatan (jika sedang tidak sakit) biasa tidur hanya mengenakan celana dalam, atau bahkan telanjang sama sekali. Jari-jemari David dengan lembut namun bertenaga menggenggam kemaluannya. Menarik-menekan-memelintir-memutar-mengelus-mendorong.... Berulang-ulang gerakan untuk memuaskan diri itu dilakukannya di luar kepala. Nafasnya memburu, kadang-kadang pantatnya terangkat-angkat menahan nikmat. Bersamaan dengan itu ingatannya melayang ke masa kelas 6 SD ketika pertama kali ia melakukan masturbasi. Ada rasa nyaman, senang, gelisah, dan takut yang bercampur pada saat itu. Akan tetapi seiring perkembangan usia, ia tidak lagi gelisah maupun takut untuk memuaskan diri. Sama seperti yang dilakukannya sekarang ini.
Desahan lega yang panjang mengakhiri aktivitasnya. Tak ada sperma menyembur. Ia sengaja tidak mengeluarkan sperma dengan cara menekan bagian kerampang. Alangkah tidak enaknya jika spermanya membasahi tempat tidur, di mana Yonatan terbaring sakit. David menaikkan kembali celana dalamnya. Kemudian ia turun dari ranjang dan melangkah ke dapur. Haus mencengkeram kerongkongannya.
(To be continued) |
|
Swt Kenapa Neh ?? =='
_________________
|
|
|
|
oscar_wilde
Mega Star


Jumlah posting: 506
Umur: 21
Lokasi: Semarang, Jakarta
Zodiac Sign: Leo
Chinese Zodiac: Naga
Registration date: 15.01.09
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
Subyek: Re: David dan Yonatan Thu Feb 19, 2009 9:47 pm |
|
|
Swt Kenapa Neh ?? =='
[/quote]
SWT?
|
|
|
|
.. albert ..
Moderator Cuci Mata


Jumlah posting: 6278
Umur: 19
Lokasi: ► S u r a b a y a Status : In a Relationship Rank : 1
Zodiac Sign: Virgo
Chinese Zodiac: Kuda
Registration date: 13.10.08
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
Subyek: Re: David dan Yonatan Thu Feb 19, 2009 10:25 pm |
|
|
SWT = Sweat = Keringat
_________________
|
|
|
|
k a z e
Global Moderator


Jumlah posting: 2161
Lokasi: Surabaya
Registration date: 12.10.08
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
Subyek: Re: David dan Yonatan Fri Feb 20, 2009 12:11 am |
|
|
Ditunggu kelanjutan ny =]
_________________

Only Human ~ K ~
In a place worn down by sadness, something called a miracle is waiting..
|
|
|
|
Art_Art
Cute & Handsome


Jumlah posting: 2531
Umur: 13
Lokasi: XXXXXXXXXX
Zodiac Sign: Leo
Chinese Zodiac: Tikus
Registration date: 28.10.08
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
Subyek: Re: David dan Yonatan Sat Feb 21, 2009 2:03 pm |
|
|
| Shayne Chronos wrote: | | another fiktif??? atau berdasarkan kejadian nyata? |
Fiktif kek nya.....
_________________
|
|
|
|
dodi90
Moderator Bloggie


Jumlah posting: 3691
Umur: 19
Lokasi: S U R A B A Y A
Zodiac Sign: Leo
Chinese Zodiac: Kuda
Registration date: 11.01.09
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
Subyek: Re: David dan Yonatan Sat Feb 21, 2009 3:54 pm |
|
|
cerita berdasarkan kejadian fiktif^^
_________________
Some say love it is a river that drown to tender reeds Some say love it is a razor that leaves your soul to bleed Some say love it is a hunger an endlees aching need I say love it is a flower and you it's only seed
|
|
|
|
.. albert ..
Moderator Cuci Mata


Jumlah posting: 6278
Umur: 19
Lokasi: ► S u r a b a y a Status : In a Relationship Rank : 1
Zodiac Sign: Virgo
Chinese Zodiac: Kuda
Registration date: 13.10.08
Foto di profile & deskripsi diri Gw itu cowok yg: Cowo ideal yg gw cari/suka:
|
Subyek: Re: David dan Yonatan Sat Feb 21, 2009 9:38 pm |
|
|
Number Two nya Mana ????
Lamaaaa.....
_________________
|
|
|
|
|
|
| Halaman 1 dari 12 |
Pilih halaman : 1, 2, 3 ... 10, 11, 12  |
|
| Permissions of this forum: |
Anda tidak dapat menjawab topik
|
|
|
|
|
|
|
|